WHO Mengakui Virus Corona Melayang di Udara

0
55
WHO Sebut Virus Corona Melayang di Udara
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

TIMORDAILY.COM, WASHINGTON-Organisasi Perdagangan Dunia (WHO) menyebutkan adanya bukti virus corona menyebar melalui partikel kecil melayang di udara.

Selain itu virus corona dapat menular dari bersin, batuk atau droplet. Bukti ini dapat terkonfirmasi akan mempengarui protokol kesehatan untuk ruangan  tertutup.

Seorang ahli kimia dari University of Colorado, Jose Jimenez, mengatakan pihaknya ingin sekali WHO mengonfirmasi bahwa virus corona dapat menular melalui partikel-partikel kecil yang melayang di udara.

“Ini jelas bukan serangan terhadap WHO, ini merupakan debat ilmiah. Tetapi kami merasa kami harus mengumumkan kepada publik karena WHO menolak bukti ini,” kata Jimenez sebagaimana di BBC, dilansir Kompas.com, Selasa (7/7/2020).

BACA JUGA : Resmi, Kemenkes Tetapkan Tarif Rapid Test Covid-19 Rp 150 Ribu

BACA JUGA : Pasien Corona Melonjak Tinggi, Indonesia Akan Produksi Vaksin Pertengahan 2021

BACA JUGA : Memanas, China-AS Bakal Adu Kekuatan di Laut China Selatan

Pemimpin Teknis WHO untuk Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, Benedetta Allegranzi, mengatakan bukti tersebut memang tidak dapat dikesampingkan.

Namun WHO juga memperingatkan bahwa bukti tersebut barulah temuan awal dan masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

Pergeseran Paradigma?

Selama berbulan-bulan, WHO berkukuh bahwa Covid-19 ditularkan melalui droplet  atau cipratandari orang yang batuk atau bersin.

Droplet atau cipratan ini tidak terlalu lama berada di udara, namun langsung jatuh ke permukaan. Oleh sebab itu imbauan paling utama adalah untuk sering-sering mencuci tangan.

Tapi, 239 ilmuwan dari 32 negara tidak setuju dengan pernyataan WHO tersebut. Mereka mengatakan ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa virus itu juga dapat menyebar di udara.

BACA JUGA : Amerika Serikat Desak WHO Segera Lakukan Penyelidikan Terkait Pandemi Covid-19

BACA JUGA : Peneliti AS Ungkap Alasan Trump Salahkan WHO dan China Terkait Covid-19

BACA JUGA : Sekjen PBB Kecam Trump karena Hentikan Bantuan Dana ke WHO

Dengan kata lain virus corona terdapat di dalam partikel yang jauh lebih kecil dari droplet yang melayang selama berjam-jam setelah orang berbicara atau bernapas.

WHO akhirnya mengakui bukti tersebut baru-baru ini  lalu mengatakan bahwa protokol kesehatan untuk ruangan tertutup dan ramai mungkin akan diatur ulang.

Bukti itu harus dievaluasi secara menyeluruh, tetapi jika dikonfirmasi, pencegahan penyebaran virus mungkin harus diatur ulang.

Hal itu juga akan memicu penggunaan masker yang lebih masif lagi dan mengetatkan aturan jaga jarak, terutama di restoran dan transportasi umum.(BBC/Kompas/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat