Wartawan Sergap Gugat Polres Malaka, Begini Tanggapan Kuasa Hukum Polres

0
85
Wartawan Sergap Gugat Polres Malaka, Begini Tanggapan Kuasa Hukum Polres
Sidang Praperadilan di Pengadilan Negeri Atambua, Kamis (11/6/2020).

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA-Wartawan Sergap, Oktovianus Seldi Berek menggugat Polres Malaka di Pengadilan Negeri Atambua atas penetapan status tersangka terhadap dirinya yang sebelumnya tidak menerima surat panggilan sebagai saksi.

Gugatan Praperadilan Wartawan Seldi Berek bersama Kuasa Hukum ditanggapi oleh Kuasa Hukum Polres Malaka dalam Sidang Jawaban Termohon di Pengadilan Negeri Atambua, Kamis (11/6/2020).

Tanggapan yang dibacakan oleh Yan Kristian Ratu SH mengungkap beberapa penolakan terhadap Kuasa Hukum Wartawan Sergap.

Dikatakan bahwa Pihak Kuasa Hukum Polres Malaka menolak dengan tegas seluruh dalil-dalil permohonan Pemohon kecuali yang kebenarannya diakui secara tegas oleh Termohon.

BACA JUGA : Dua Kali Absen, Polres Malaka Diwakili Staf Polda NTT Hadiri Sidang Praperadilan Jurnalis Sergap

BACA JUGA : Sidang Perdana Praperadilan Wartawan Seldi Terhadap Polres Malaka Digelar Hari Ini

BACA JUGA : Lagi, Polres Malaka Tak Menghadiri Sidang Praperadilan di PN Atambua

Diceritakan bahwa pada hari Senin tanggal 30 Maret 2020 sekitar pukul 12.19 Wita, Wartawan Sergap.id, Seldi Ulu Berek mengirim sebuah pesan di grup WhatsApp Pers & Polres (Malaka) bahwa “Waktu Lorens Haba Lapor SERGAP di Polisi….Lorens Haba sogok Polisi 6 juta…sehingga polisi periksa saya”.

Kemudian, Charles Dupe yang merupakan salah satu anggota Polres Malaka merasa bahwa tulisan itu merupakan tuduhan kepada Polres Malaka dan Lorens Haba. Karena itu, pada tanggal 25 April 2020, Charles Dupe pergi menemui Lorens Haba dan menunjukkan tulisan itu kepadanya.

Setelah membaca pesan tersebut, maka Lorens Haba pun langsung membantah bahwa tuduhan itu merupakan fitnah. Lorens pun berjanji akan mempolisikan Seldi Berek. Karena itu, dia meminta kepada Charles untuk men-Screenshot tulisan pada grup itu dan mengirimkan kepadanya.

Pada hari itu juga, setelah mendapat Screenshot tulisan Seldi Berek pada grup WhatsApp oleh Charles, orens pun langsung melakukan Pengaduan dan melaporkannya untuk dilakukan proses hukum, sesuai laporan Polisi Nomor : LP/B/15/IV/2020/Polres Malaka, tanggal 25 April 2020.

Atas pengaduan itu, Polres Malaka pada tanggal 11 Mei 2020 mulai melakukan interogasi para saksi-saksi secara tertulis, membuat berita acara pemeriksaan saksi -saksi, dan pemeriksaan ahli.

BACA JUGA : Draft MoU PT. Yasoonus Komunikatama Indonesia Ungkap Skenario Perselingkuhan Bisnis di Maumere

BACA JUGA : New Normal, Warga Diminta Jadi Garda Terdepan Mencegah Covid-19

BACA JUGA : Festival Al-Qur’An Tua dan Festival Dugong di Alor Segera Digelar

Setelah cukup bukti, Polres Malaka pun mulai melakukan pemeriksaan terhadap Seldi Berek sebagai tersangka sekaligus melakukan penyitaan sebuah handphone milik tersangka sesuai persetujuan dari Ketua Pengadilan Negeri Atambua ketua pengadilan Negeri Atambua , masing-masing Penetapan Nomor : 56/ Pen. Pid/2020/PN.Atb, Penetapan Nomor : 57/Pen. Pid/2020/PN.Atb.

Karena itu, dalam penetapan tersangka, Penyidik Polres Malaka telah melakukannya sesuai dengan prosedur yang ada.

Terhadap pembelaan itu, Pihak Kuasa Hukum Seldi Berek, Wilfridus Son Lau, SH., M.H tak ingin banyak berkomentar. Dirinya menegaskan akan memberikan replik atas jawaban dari Polres Malaka selaku Termohon dalam sidang Praperadilan besok, Jumat (12/6/2020).

“Semua ini sementara dalam proses. Kita akan memberikan respon terhadap jawaban termohon dalam replik besok,” tegasnya.(Ricky Anyan/Flobamora News/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat