Warga Kabupaten Alor Kesulitan Mendapatkan Masker

0
123
Warga Kabupaten Alor Kesulitan Mendapatkan Masker
Kadis Kesehatan Kabupaten Alor, dr. Christine O.M.B. Laoemory

TIMORDAILY.COM, ALOR – Informasi tentang dua warga Indonesia di Depok yang tertular Virus Corona membawa dampak akan kebutuhan masker hingga ke daerah, termasuk di Kabupaten Alor.

Warga di Kota Kalabahi, Ibukota Kabupaten Alor mulai mengalami kesulitan untuk mendapatkan masker.

Penelusuran Timor Daily, pada Rabu (4/3/2020) di sejumlah apotik di Kota Kalabahi menemukan mulai terjadinya kelangkaan masker.

Bahkan di sejumlah apotik, stok masker telah habis terjual. Sementara di apotik yang lain menjual masker kepada setiap pembeli dengan dibatasi alias hanya boleh mendapatkan tiga buah masker atau tidak boleh lebih dari jumlah itu.

BACA JUGA : Gejala Kematian Babi Mulai Terjadi di Kabupaten Alor, Dinas Peternakan Lakukan Pemeriksaan

BACA JUGA : Tak Hadiri Klarifikasi di DPRD Belu, Pelaksana Tugas Sekda Belu Nyatakan Siap Hadir Senin Depan

BACA JUGA : RSUD Kalabahi Kabupaten Alor Pesan Pakaian dan Peralatan Antisipasi Virus Corona

Untuk harga jual masker di apotik, terpantau masih normal ataupun kalau mengalami kenaikan harga selisih sedikit dengan harga normal.

Seperti masker biasa yang umumnya dijual, harganya Rp 3.000 permasker, sedangkan yang terbuat dari bahan kain harganya Rp 15.000 atau Rp 20.000 permasker.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, dr. Christine O.M.B. Laoemory yang dikonfirmasi Timor Daily di Ruang Kerjanya, Rabu (4/3/2020) menjelaskan, masyarakat tidak usah panik dengan informasi virus corona hingga memborong masker.

Pasalnya penggunaan masker tidak maksimal dalam pencegahan virus tersebut.

Untuk itu, ungkapnya, masyarakat sebaiknya melakukan pencegahan dengan menjaga kesehatan tubuh, baik stamina, rajin mencuci tangan, dan meminimalisir benda-benda di tempat umum.

“Virus ini ditularkan melalui saluran nafas dan mata. Masker tidak cegah maksimal. Masker tersebut yang pakai adalah pasien dan tenaga medis, bukan orang sehat,” tandasnya.

Ia mengingatkan kepada masyarakat untuk hati-hati memakai masker, sebab kalau pakai masker yang sama berulang-ulang bisa menjadi kuman.

Ia menambahkan, Virus Corona tersebut apabila menyerang seseorang dapat bisa sembuh sendiri bila penderita yang ada memiliki daya tahan tubuh yang baik.(osm/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat