Wajah ODGJ Babak Belur, Kasat Reskrim Polres Belu Sebut Terbentur Pick Up

0
299
Korban penganiayaan saat berada di Kantor Polres Belu, Jumat (13/3/2020). Foto: Nandito Fatin/TIMORDAILY.COM

TIMORDAILY.COM,ATAMBUA-Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Belu Perbatasan RI-RDTL diduga dianiaya anak pemilik Toko Timor Permai, Jumat (13/3/2020).

Kasus penganiayaan ini terjadi di depan Toko Timor Permai. Saat korban dianiaya, terdapat kerumunan masa yang menyaksikan aksi dari anak pemilik toko tersebut.

Akhrinya,  muka korban Rodrigo Bere Lelo bersimbah darah.

Kasat Reskrim Polres Belu AKP Sepuh Ade Irsyam Siregar saat dikonfirmasi Timor Daily via WhatsApp, Jumat (20/3/2020) mengatakan, wajah Rodrigo yang berlumuran darah akibat terbentur badan mobil pick up.

BACA JUGA : Mahasiswa Asal Belu di Kota Kupang Jadi Mekanik Bengkel, Begini Ceritanya

BACA JUGA : Erwin Bau Target Renrua jadi Desa Tujuan Wisata di Kabupaten Belu

BACA JUGA : Warga Alor yang Dirawat di RSU Kalabahi Berstatus PDP Covid-19

“Orang gila ini saat digendong naik ke bak pick up, orang gila ini meronta-ronta dan menggigit tangan salah satu anak. Sehingga refleks melempar ke dalam bak sehingga kepalanya terbentur dinding bak pick up nya dan mengakibatkan luka bentur sobek pada wajah,” tulis Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Sepuh Ade Irsyam Siregar saat dihubungi via WhatsApp, Jumat (20/03/2020).

Disampaikan siregar, keterangan yang diperoleh, korban (ODGJ) sebelumnya membakar kotoran di halaman Toko Permai. Saat diusir, korban tidak beranjak dari halaman Toko Permai, malah korban melempar pemilik toko.

Karena merasa terganggu, lanjut Siregar, pemilik toko memberitahu kepada kedua anak untuk mengusir Rodrigo dengan memberikan sejumlah uang. Namun,  korban tidak kunjung pergi dan mengeluarkan senjata tajam.

“Mereka berusaha mengikat korban saat akan di bawa ke kantor polisi. Namun anggota polisi akhirnya datang ke lokasi dan mengamankan situasi,” ungkap Siregar

Siregar mengungkapkan,  pihaknya hendak membawa korban ke Dinas Sosial. Namun,  saat ini korban telah pergi.

BACA JUGA : Warga Alor yang Dirawat di RSU Kalabahi Berstatus PDP Covid-19

BACA JUGA : 25 Anggota DPRD Nagekeo NTT Ditetapkan Sebagai ODP Coronavirus COVID-19

BACA JUGA : Antisipasi Covid-19, 1 Warga Dirawat di Ruangan Khusus RSU Kalabahi Kabupaten Alor

“Ya kembali lagi permasalahan orang gila yang berkeliaran ini harusnya disikapi serius oleh yang berkompeten membidanginya supaya tidak sampai membuat hal yang tidak diinginkan,” tambah Siregar.

Sebelumnya, pantauan Timor Daily, Jumat (13/03/2020), pria yang diduga gila ini sedang membersihkan rumput dan membakarnya di depan Toko Timor Permai.

Tidak terima dengan perbuatannya, kedua putra pemilik Toko Timor Permai melakukan penganiayaan dengan dibantu oleh 4 karyawan karena dianggap mengganggu dan mengotori halaman toko tersebut.

Akibatnya, pria diketahui bernama Rodrigo Bere Lelo (64) warga Haekesak, Kecamatan Raihat ini mengalami luka serius di bagian wajahnya.

BACA JUGA : Adik Kandung Bupati Malaka Diduga Menerima Fee Proyek Rp 3 Miliar yang Disimpan di 5 Rekening

BACA JUGA : 10 Pastor di Italia Meninggal Akibat Corona

BACA JUGA : Kunjungi Desa Perbatasan RI-RDTL, Bupati Belu Willy Lay Targetkan Mahuitas Jadi Penghasil Kopi Robusta

Fanus seorang pengendara motor yang juga dalam kerumunan masa itu mengatakan, pria yang dihajar hingga babak belur ini, awalnya terlihat sedang membakar kotoran di depan toko.

“Mungkin, pemilik toko rasa tidak nyaman atau bagaimana, sehingga anak pemilih toko itu dengan 4 orang karyawannya pi (pergi.red) tangkap dia di depan dan ikat tangannya baru pukul mukanya sampai babak belur seperti itu,” urai Fanus.

Terlihat banyak pengendara motor dan mobil memadati tempat itu, memprotes dan menuntut untuk para pelaku diproses hukum, dan nyaris terjadi bentrok serta penyerangan dari warga yang hadir di tempat itu terhadap pemilik toko dan karyawannya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Resort Belu sudah mengamankan para pelaku di Polres Belu juga korban penganiayaan.(ino/TIMORDAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply