Wabup Ose Luan Sebut Kejar Ketertinggalan, Ekonomi Belu Fluktuasi

0
77
Kunker Menkopolhukam dan Mendagri, Nama Bupati Willy Lay Tidak Disebutkan Dalam Sambutan Wabup Ose Luan, Ada Apa?
Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan saat memberikan sambutan di Halaman Kantor Bupati Belu, Kamis (18/6/2020). Foto: Hasil tangkapan layar.

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA-Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan dalam sambutan resmi pada kunjungan Menko Polhukam, Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (18/6/2020) mengatakan akan mengejar ketertinggalan wilayah Perbatasan RI-RDTL.

Ose Luan menuturkan, Kabupaten Belu sebagai garda terdepan Indonesia karena berbatasan langsung dengan Negara Republik Demokratik Timor Leste dan sangat dibutuhkan peran Kementerian, terkhusus Menteri Dalam Negeri.

Wabup Ose Luan menandaskan, selama ini di Kabupaten Belu angka pertumbuhan ekonomi fluktuasi. Di tahun 2018, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,71 persen. Sedangkan di tahun 2017 sebesar 5,8 persen dan tahun 2016 sebesar 5,76 persen. Berdasarkan hasil capaian indeks, distribusi pendapatan masyarakat sebesar 0,35 persen.

Menurut Ose Luan, hal ini dipengarui oleh beberapa faktor. Sektor-sektor yang mendukung PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) hanya didominasi sektor tertentu, antara lain; listrik dan gas, akomodasi makan dan minum, adaministrasi pemerintah, konstruksi jasa kesehatan dan sosial.

BACA JUGA : Mendagri Tito Karnavian : Pilkada Serentak 2020 Dilaksanakan 9 Desember

BACA JUGA : Menkopolhukam dan Mendagri Kunjungi PLBN Mota’ain Perbatasan RI-RDTL

BACA JUGA : Diduga Minta Uang ke Tersangka Korupsi Bawang Merah Malaka, Penyidik Polda NTT Diperiksa Propam

“Pertumbuhan ekonomi merupakan aktivitas yang sangat penting salah satu indikator yang sangat penting karena menunjukkan aktivitas ekonomi yang terjadi di daerah dan akan menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat pada kurun waktu tertentu,” jelas Ose Luan dalam sambutannya di depan Kantor Bupati Belu.

Pada kesempatan itu, Ose Luan secara langsung meminta perhatian dari Menteri untuk memperhatikan Kabupaten Belu, khususnya bidang pertanian dengan membangun bendungan di seluruh Kabupaten Belu.

Untuk diketahui, turut hadir pada acara tersebut Wakil Gubernur NTT, Josef Naisoi, Bupati Belu Willybrodus Lay, Bupati TTU Raymundus Fernandes, Bupati Malaka Stefanus Bria Seran, Kepala Desa se-Kabupaten Belu dan insan pers yang berada di wilayah Perbatasan RI-RDTL.(gus/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat