Wabup Belu Lantik Marsel Mau Meta Sebagai Penjabat Sekda

0
34
Wabup Ose Luan melantik Plt Sekda Belu, Marsel Mau Meta sebagai Penjabat Sekda Belu, Senin (29/6/2020)

TIMORDAILY.COM,ATAMBUA – Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Belu, Marsel Mau Meta dilantik sebagai Penjabat Sekda oleh Wakil Bupati Belu, J. T Ose Luan, Senin (29/6/2020).

Pelantikan Marsel Mau Meta yang juga Kepala Dinas BPKAD Belu bertempat di lantai I Kantor Bupati Belu, NTT perbatasan RI-RDTL dihadiri sejumlah Pimpinan OPD.

Menurut Wabup Ose, pelantikan Penjabat Sekda hari ini setelah ada persetujuan dari Menteri Dalam Negeri RI. Penjabat Sekda melakukan tugas-tugas Sekda sebagaimana Sekda.

“Kalau dia Plt dan Plh itu punya tugas terbatas. Tapi kalau sudah Penjabat dia melakukan apa yang sudah menjadi tugas Sekda,” terang dia.

Jelas Ose, dia Sekda bagaimana mengendalikan seluruh mekanisme yang kaitan dengan Sekda, bagaimana melaksanakan tugas-tugas kesekeratriat dan bertanggungjawab kepada Bupati juga pengendali dengan proses-proses yang berhubungan dengan anggaran. Karena dia menjadi Ketua TAPD Belu dalam membahas anggaran.

BACA JUGA : Anggota DPRD ini Pertanyakan Pengadaan 30.000 Masker yang Dijanjikan Bupati Belu Willy Lay

BACA JUGA : LIPI Temukan Alat Tes Corona Paling Efektif dari Rapid Test

Lanjut dia, yang kita harapkan dari Beliau adalah bagaimana melaksanakan tugas yang dua sebagai Kepala BPKAD kemudian juga sebagai Penjabat Sekda Belu.

Ada dua tugas yang berat, karena jadi Kepala BPKAD itu menyusun mengendalikan seluruh mekanisme keuangan daerah dan sekaligus jadi Ketua TPAD dalam menyusun anggaran 2021.

“Kita harapkan kerja yang baik, memiliki kemampuan fisik, dan kemampuan berpikir yang jernih sehingga sehingga dia melaksanakan tugas dengan baik,” pinta Mantan Sekda Belu itu.

Tambah dia, terkait Sekda defenitif masih harus mengajukan untuk proses lelang dan proses lelang itu harus meminta persetujuan atas sampai dengan ASN dan lain-lain.

“Jadi, Sekda Defenitif kita tidak serta merta kita mau, kita langsung proses mengikuti kemauan kita. Karena ada juga panitia, kemudian asesor dan asesornya harus dari Provinsi,” ungkap Ose.

Lanjit dia, untuk Sekda sudah kita ingin bersifat ke Gubernur dan ASN untuk supaya bagaimana memberikan persetujuan untuk kita lakukan uji kompetensi Sekda sesuai aturan yang berlaku.

“Jadi kita usul dulu ada persetujuan kita buka pelelangan,” kata Ose. (yan/TIMORDAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Yan Bau