Viral Pegawai Imigrasi Atambua Diduga Terpapar Corona, Ini Klarifikasi Resmi

0
321

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA-Masyarakat Kabupaten Belu merasa panik dengan beredarnya informasi di media sosial tentang seorang Pegawai Imigrasi Atambua yang diduga terpapar Corona.

Informasi beredar melalui WhatsApp ini sangat membuat masyarakat panik. Pasalnya,  di Indonesia tercatat sebanyak kasus 117 yang sedang ditangani.

Direktur Rumah Sakit Mgr.Gabriel Manek Atambua dr. Batsheba Elena Coputty yang didampingi Wakil Bupati Belu JT.  Ose Luan dalam konferensi persnya, memastikan pasien dari staf imigrasi sempat berobat ke rumah sakit, Minggu (15/03/2020).

Coputty menghimbau kepada masyarakat agar jangan panik dengan informasi yang beredar. Pasalnya,  pasien tersebut bukan terpapar Virus Corona seperti yang beredar di media sosial.

Informasi yang beredar di media sosial. Gambar hasil screenshot

“Memang tadi sore sekitar jam 5 ada seorang staf imigrasi datang berobat dengan keluhan batuk dan sedikit merasa sesak napas,” ujar Corputty saat memberikan keterangan Resmi di halaman RSUD Atambua.

BACA JUGA : Pasien Positif Corona Bertambah, Total Jadi 117 Kasus di Indonesia

BACA JUGA : Anak Pengusaha Timor Permai Atambua Aniaya Kakek yang Diduga Menderita Gangguan Jiwa

BACA JUGA : Pimpin IKABE Malang, Edel Soro Tekad Jaga Keharmonisan Antar Organisasi

Sebelumnya, lanjut Corputty,  untuk mengantisipasi, pasien tersebut sempat disuruh menunggu di luar RSUD demi keamanan pasien lain dan tenaga medis.

“Demi menjaga keamanan pasien yang lain dan tenaga medis dan sesuai prosedur kami menyuruh beliau menunggu di depan karena ruang IGD masih banyak pengunjung dan ruang IGD belum sesuai standar isolasi untuk pasien yang mengidap Covit 19,” jelasnya.

Namun selanjutnya kata Coputty, setelah diadakan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pasien oleh tim medis dari RSUD Atambua, pasien tersebut dinyatakan tidak memilik ciri-ciri corona atau Covid-19.

Oleh karena Itu, Ia mengatakan saat ini pasien dari Staf Migrasi Atambua tersebut telah diperbolehkan pulang dan beristirahat di tempat tinggalnya. Namun, pihak RSUD akan tetap berkoordinasi dengan pasien tersebut untuk memantau perkembangan kesehatan pasien.(ino/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply