Vaksin yang Ditemukan China Bakal Jadi Milik Global untuk Perang Lawan Covid-19

0
35
Vaksin yang Ditemukan China Bakal Jadi Milik Global untuk Perangi Covid-19
Presiden China, Xi Jinping.

TIMORDAILY.COM, BEIJING-Presiden China, Xi Jinping berjanji akan membantu masyarakat global perang melawan pandemi Covid-19, Senin (18/5/2020).

Dalam pidato kepada Majelis Kesehatan Dunia ke-73, Xi Jinping berjanji selain menyumbangkan dana, setiap vaksin yang ditemukan China akan menjadi barang publik.

Di antara sejumlah pemimpin yang mengikuti pertemuan dengan badan pembuat keputusan WHO melalui teleconference, agenda yang dibahas mengenai penyebab dan penyebaran pandemi harus diselidiki.

BACA JUGA : Donald Trump Kecewa, AS-China Bakal “Cerai”

BACA JUGA : Presiden Donald Trump Sebut Obama Tidak Berkompeten

BACA JUGA : Barack Obama Sorot Penanganan Covid-19 di Amerika Serikat

Melansir Sky News, para kritikus Cina mengatakan mereka menutupi virus baru itu dan kemudian membantah bahwa virus itu dapat menular dari manusia ke manusia sampai sangat terlambat.

China juga telah menyebarkan informasi yang keliru tentang penyebabnya, dengan mengklaim militer AS mungkin telah membawanya ke Cina atau bahwa itu mungkin telah dimulai di Italia.

Di pertahanan Tiongkok, para pendukung menunjukkan bahwa virus itu mengurutkan genom virus lebih awal dan memberlakukan penguncian yang efektif, setelah menyadari besarnya ancaman.

BACA JUGA : Menlu Iran Tegur Amerika Serikat untuk Tidak Kerahkan Angkatan ke Karibia

BACA JUGA : Amerika Serikat dan China Lomba Temukan Vaksin Corona

BACA JUGA : Amerika Serikat Sedang Merosot Menjadi Negara Gagal

Xi Jinping tidak merujuk langsung ke rancangan resolusi Australia Eropa tetapi menyuarakan dukungan samar untuk gagasan “mendukung penelitian global oleh para ilmuwan tentang sumber dan rute transmisi virus”.

Harapan dari tanggapan global yang bersatu terhadap pandemi telah terhambat dengan mempertajam perpecahan AS-Cina atas penyebabnya. Presiden AS Donald Trump mengatakan dia saat ini tidak berbicara dengan Xi Jinping.

Trump sangat kritis terhadap Cina dan WHO, dan telah menarik dana AS untuk badan kesehatan global.

Para kritikus mengatakan dia mengkambinghitamkan Cina untuk menutupi kesalahan penanganan pandemi pemerintahannya dan kemungkinan akan terus melakukannya menjelang pemilihan presiden.(Sky News/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat