Usai KBPM, Mahasiswa UKAW Kupang Dapat Apresiasi dari Kades Oelbiteno

0
160
Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang bersama Kepala Desa Oelbiteno saat acara perpisahan.

TIMORDAILY.COM, KUPANG-Sejumlah mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW)  Kupang, baru usai melakukan Kegiatan Belajar dan Pendampingan Masyarakat (KBPM) di Desa Oelbiteno,  Kecamatan Fatuleu Tengah,  Kabupaten Kupang.

Kegiatan ini berlangsung pada 14 Februari hingga 25 Maret 2020.

Ketua Kelompok KBPM UKAW 2020, Yohanes Rudyanto Benany kepada Timor Daily,  Kamis (26/03/2020) mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan sumber daya masyarakat di segala bidang.

Menurut Rudy Benany, fokusnya kemandirian,  kedaulatan pangan demi kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di desa.

BACA JUGA : RSUD Atambua Belum Punya APD Standar untuk Tangani Pasien Corona

BACA JUGA : Polres Alor “Ciduk” Pelaku Penipuan Pembangunan Gereja di Alor dan Flores

BACA JUGA : Positif Corona Meningkat, Afrika Selatan Kunci Diri

Penarikan Mahasiswa KBPM UKAW

Rangkaian kegiatan ini diawali dengan Ibadah Syukur yang dihadari  pemerintah dan masyarakat Oelbiteno, yang bertempat di Balai Dusun.

Dalam sambutan,  Rudy Benany selaku Ketua Kelompok menyampaikan terima kasih sekaligus apresiasi pada masyarakat dan pemerintah yang telah menerima para mahasiswa UKAW Kupang serta membantu merealisasikan program-program mahasiswa.

Para mahasiswa UKAW Kupang saat berada di Desa Oelbiteno, Kabupaten Kupang.

Selain itu,  Rudy juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua PPK Desa Oelbiteno yang telah mempercayakan para mahasiswa memberikan pendampingan pada setiap program-program di desa.

“Terima Kasih juga untuk Ketua PKK Desa Oelbiteno yang telah mempercayakan kami membantu dalam mendampingi program-program PKK dan memberikan kami ruang dan waktu untuk membagi pikiran maupun tenaga bersama masyarakat desa Oelbiteno,” ungkap Rudy di hadapan masyarakat Oelbiteno.

Tak hanya itu,  Mantan Sekum Himtab ini memberikan apresiasi kepada rekan-rekan mahasiswa KBPM yang telah mampu bekerja dalam tim serta semua masyarakat yang berlibat dengan caranya masing-masing untuk membantu melancarkan kegiatan tersebut.

BACA JUGA : Cegah Covid-19, Rumah Perubahan Dokter Agus Taolin Gandeng Golkar, Nasdem dan Gerindra Semprot Desinfektan

BACA JUGA : Sukses Tangani Corona, China Bagi Resep dengan Indonesia

BACA JUGA : Cegah Covid-19, Sudan Bebaskan Ribuan Tahanan

Rudy berharap,  segala kegiatan yang telah dilakukan para mahasiswa bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Jika kurang efektif,  jelas Rudy,  mewakili para mahasiswa ia meminta maaf.

“Apabila dalam pelaksanaan program-program kurang efektif, kami mohon maaf karena dari situlah kita sama-sama belajar saling melengkapi satu sama lain,” jelas Rudy.

Sejumlah mahasiswa ini diapresiasi oleh Pemerintah Desa Oelbiteno karena telah memberikan sumbangsih ide, gagasan maupun tenaga untuk membantu masyarakat Oelbiteno.

Ini disampaikan Azer Naben selaku Kepala Desa Oelbiteno dalam sambutan di acara perpisahan itu.

Naben mengungkapkan,  kehadiran para UKAW Kupang selama 42 hari di desa tersebut turut membantu masyarakat. Namun,  semua pertemuan tentu ada perpisahan dengan kisah yang selalu dikenang.

BACA JUGA : Waspadai Pola Jebakan Saling Sandera untuk Saling Melindungi dalam Penegakan Hukum Kasus Bahan Peledak di Sikka NTT

BACA JUGA : Cegah Covid-19, Rumah Perubahan Dokter Agus Taolin Gandeng Golkar, Nasdem dan Gerindra Semprot Desinfektan

BACA JUGA : Klaim Pantai Wisata Sabanjar Miliknya, Warga di Bali Somasi Pemkab Alor

Lanjut Naben, mewakili masyarakat desa dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga(TP-PKK) mendoakan adik-adik mahasiswa selalu sehat dan semangat melanjutkan studi di UKAW Kupang.

Naben juga berpesan, para mahasiswa yang telah mendampingi kegiatan di desa tersebut jangan pernah lupa dengan masyarakat desa Oelbiteno. Selain itu kata Naben, segala data yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas, pihaknya dengan senang hati akan memberikannya.

Tak hanya itu,  Kades Naben juga berharap,  semangat dari para mahasiswa ini akan menghantarkan mereka menjadi pemimpin di negeri ini.

Untuk diketahui,  rangkaian kegiatan perpisahan ini dilanjutkan dengan pemberian cinderamata kepada kepala desa dan pemerintah desa menghadiahkan selendang motif asli Fatuleu Tengah yang langsung digalungkan pada ketua kelompok.(Jho/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply