Update Covid-19 di NTT ODP Bertambah 20 Orang Jadi 130 Orang, Kabupaten Belu Sudah 10 Orang

0
121
Update Covid-19 di NTT - ODP Bertambah 20 Orang Jadi 130 Orang, Kabupaten Belu Sudah 10 Orang
Ilustrasi

TIMORDAILY.COM, KUPANG – Pandemi coronavirus disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus meluas.

Meski belum ada satupun yang dinyatakan positif covid-19 namun jumlah orang dalam pengawasan (ODP) terus bertambah.

Kabupaten Belu merupakan salah satu daerah yang sudah memiliki kasus ini dengan jumlah ODP sebanyak 10 orang.

Sedangkan kabupaten dengan jumlah ODP terbanyak adalah Kota Kupang sebanyak 29 orang disusul Manggarai Barat sebanyak 21 orang.

BACA JUGA : Pasien Status PDP Corona di RSD Kalabahi Sudah Kembali ke Rumah

BACA JUGA : Cegah Penyebaran Corona Virus Covid-19, Pemda Belu Keluarkan Edaran ASN Tak Perlu Masuk Kantor

BACA JUGA : Wabup Belu Bentuk Gugus Antisipasi Penyebaran Covid-19

Hingga Selasa (24/3/2020), jumlah ODP di NTT telah menjadi 130 orang dari jumlah sebelumnya sebanyak 110 orang.

Dilansir poskupang.com, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius,M.Si Selasa (24/3/2020) menyebutkan setiap hari ada penambahan ODP di NTT dan pada hari sebelumnya, masih 110 orang, saat ini sudah naik ke angka 130 orang.

Dijelaskannya, secara total pemantauan ada 151 orang namun ada 21 orang yang telah selesai masa pemantauan, sehingga ODP saat ini sebanyak 130 orang.

“Dari total 130 ODP sebanyak 21 orang telah selesai pemantauan. Sementara ada 10 orang yang dalam perawatan di ruang isolasi,” kata Marius.

Dijelaskan, ada ODP yang menjalani isolasi mandiri di rumah, yakni sebanyak 120 orang.

“120 orang yang isolasi mandiri ini, kita minta supaya tetap menjaga diri, menjaga jarak. Jika anda menjaga diri dengan isolasi diri, maka anda sudah menyelamatkan diri anda, keluarga dan orang lain,” katanya.

Dikatakan, ODP yang masih dalam perawatan sebanyak 10 orang itu masih menunggu hasil pemeriksaan laborarorium Litbang Kemenkes RI.

Marius terus mengimbau kepada masyarakat NTT yang bepergian keluar daerah terutama ke daerah yang terinfeksi Covid -19 dan ketika kembali ke NTT harus mengisolasikan diri selama 14 hari.

“Kalau tidak mengisolasi diri, maka yang bersangkutan membawa malapetaka bagi diri sendiri,keluarga dan orang lain. Kalau anda baru kembali dari luar daerah dan ikuti aturan pemerintah, maka anda menyelamatkan diri anda, keluarga dan sekitar 5 juta warga NTT,” kata Marius.

Dikatakan, Pemerintah NTT terus mengimbau kepada seluruh warga NTT yang baru pulang melakukan perjalanan keluar daerah, terutama dari daerah terinfeksi Covid -19 agar mengisiolasi diri.

“Saya minta bagi mereka yang baru pulang itu tidak ke tempat umum, seperti pasar, gereja atau tempat keramaian lainnya Kita harus lakukan social distancing dan juga physical distancing,” ujarnya.

Berikut ini Rincian Data ODP di NTT :

Kota Kupang : 29 orang

Manggarai Barat :21 orang

Sikka : 18 orang

Sumtim: 11 orang

Belu : 10 orang

SBD : 10 orang

Manggarai : 6 orang

TTS : 5 orang

Ende : 5 orang

Kabupaten Kupang : 4 orang

Rote Ndao : 4 orang

Flotim : 2 orang

Lembata : 2 orang

Matim : 1 orang

Malaka : 1 orang

Alor : 1 orang

Update Indonesia Secara Keseluruhan : 686 Kasus, 55 Meninggal, 30 Sembuh

Dilansir cnn indoonesia, Jumlah pasien positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19) disebut bertambah menjadi 686 orang pada Selasa (24/3).

Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 55 orang, dengan jumlah yang sembuh 30 orang.

Kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Yurianto melanjutkan kasus positif Corona, per Selasa (24/3), itu antara lain berasal dari Bali (6 kasus), Banten (65), DI Yogyakarta (6), DKI Jakarta (424), Jambi (1), Jawa Barat (60), Jawa Tengah (19), Jawa Timur (51), Kalimantan Barat (3), Kalimantan Timur (11).

Kemudian Kalimantan Tengah (3), Kalimantan Selatan (1), Kepulauan Riau (5), Nusa Tenggara Barat (1), Sumatera Selatan (1), Sulawesi Utara (2), Sumatera Utara (7), Sulawesi Tenggara (3), Sulawesi Selatan (4), Lampung (1), Riau (2), Maluku Utara (1), Maluku (1), Papua (3), dan dalam proses verifikasi (5 kasus).

Ia juga menyebut ada penambahan tujuh kematian akibat Covid-19 dari hari sebelumnya, sehingga totalnya menjadi 55 kasus. Yang terbanyak berasal dari DKI, yakni 31 kematian.

“Total jumlah kematian mencapai 55 orang,” ujar Yurianto.

Yuri menyebut tak ada penambahan jumlah pasien yang sembuh per hari ini.

Lihat juga: 356 Pasien Jakarta Positif Corona, Terbanyak di Kalideres 22
“Tidak ada penambahan kasus sembuh. Jumlah total pasien yang sembuh masih 30 orang,” tandasnya.

Pada Senin (23/3), jumlah pasien Covid-19 mencapai 579 kasus positif, 49 meninggal, 30 sembuh. (R-1/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply