Tes CPNS 2020 – 2.562 Orang Rebut 115 Formasi di Belu Perbatasan RI-RDTL

0
288
Tes CPNS 2020 - 2.562 Orang Rebut 115 Formasi di Belu Perbatasan RI-RDTL
Peserta CPNS

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA – Sebanyak 2.562 peserta mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah(CPNSD) Kabupaten Belu wilayah perbatasan RI-RDTL, Senin (3/2/2020).

Tes hari pertama CPNSD Belu merebut kuota 115 CPNS hari pertama berlangsung di SMAN 1 Atambua yang akan berlangsung hingga tanggal 6 Februari mendatang.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (DKPP) Kabupaten Belu, Anton Suri bahwa, peserta tes CPNSD Belu diikuti 2.562 meliputi formasi guru berjumlah 1.469 peserta, formasi medis 199 peserta dan formasi teknis berjumlah 894 peserta.

BACA JUGA : Lampu Jalan di Motaain Perbatasan RI-RDTL Rusak Akibat Ulah Oknum dan Binatang, Teknisi Lakukan Hal ini

BACA JUGA : Sembilan WNA Bangun Homestay di Wilayah Pesisir Pantai Kabupaten Alor

BACA JUGA : Wabup Ose : Wartawan Jangan Dijauhi, Tapi Dirangkul

Adapun kuota 115 yang diperebutkan sesuai dengan formasi yang ditetapkan BKN meliputi formasi tenaga pendidik berjumlah 54 orang, formasi tenaga medis 27 orang, dan formasi tenaga teknis 34 orang.

Dijelaskan, jumlah CPNS sebanyak 115 ini merupakan kuota tahun 2019. Namun pelaksanaan tes baru dilakukan pada Februari 2020 dimana pada tahun 2019 tidak dilaksanakan tes karena bertepatan dengan agenda pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden.

“Saat ini kami baru melaksanakan seleksi CPNSD Kabupaten Belu tahun 2019, karena waktu lalu berhalangan saat moment politik Pemilu Pilpres dan Pileg 2019 lalu,” terang Anton Suri saat ditemui media di tempat CPNSD.

Pelaksanaan tes CPNSD menurut dia akan berlangsung selama empat hari kedepan, terhitung Senin tanggal 03 sampai 06 Februari. Hari pertama sesuai jadwal berjumlah 120 peserta, namun yang mengikuti seleksi saat ini hanya 119 orang dan materi tesnya Seleksi Kompetensi Dasar(SKD).

“Kepada peserta CPNS yang telah memperoleh nilai passing grade tinggi agar tidak berpuas diri. Sebab masih ada tahapan seleksi berikutnya, namun perlu persiapkan diri lebih baik sehingga bisa mengikuti tes tahapan selanjutnya dengan baik,” kata Anton Suri.

Bersamaan Wakil Bupati Belu J. T Ose Luan mengatakan, pelaksanaan ujian CPNS tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Sebab, ujian menggunakan teknologi komputer yang langsung mengukur kemampuan setiap peserta CPNSD Kabupaten Belu.

“Kepada para peserta agar dapat menjawab soal dengan baik dan benar serta menghilangkan rasa gugup saat berhadapan dengan komputer,” harap dia saat memantau langsung jalannya seleksi hari pertama CPNSD Belu di Laboratorium Komputer SMAN 1 Atambua.

Mantan Sekda Belu itu menegaskan, seleksi CPNS sangat transparan dan tidak ada indikasi kecurangan dalam bentuk apapun. Pasalnya hasil seleksi langsung diumumkan secara transparan nilai yang diperoleh setiap peserta yang ditayangkan langsung pada aplikasi Badan Kepegawaian Nasional.

Lebih lanjut Ose Luan menjelaskan, hasil seluruh sistem seleksi CPNS berbasis online serta hasil tes langsung diumumkan setelah peserta selesai mengerjakan soal serta nilai yang diperoleh langsung diumumkan pada papan pengumuman.

Artinya, tambah Ose Luan, seleksi CPNS sangat transparan dan tidak ada yang namanya kecurangan. Karena peserta juga dapat mengukur kemampuan secara langsung saat di hadapkan di depan komputer. (yan/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here