Telan Anggaran Rp 700 Juta, TPI di Kokar Kabupaten Alor Kini Mubasir

0
49
Tempat Pelelangan Ikan di Kokar Kabupaten Alor.

TIMORDAILY.COM, ALOR-Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang dibangun Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor di Kokar, Kelurahan Adang, Kecamatan Alor Barat Laut (ABAL), Kabupaten Alor tidak terurus dan tidak dimanfaatkan alias mubasir.

Padahal proyek pembangunan TPI tersebut dibangun dengan dana sekitar Rp 700 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2018.

Seperti yang dipantau Wartawan pada Rabu (24/6/2020) terhadap bangunan TPI tersebut kondisinya tidak terurus. Dinding tembok dan balok tiang bangunan yang terbuat dari cor semen “dihiasi” dengan coretan tulisan. Lantai bangunan yang menggunakan semen kasar terlihat tidak rapih, got atau saluran air atau limbah dibagian arah laut bangunan tersebut sebagiannya tidak terlihat.

BACA JUGA : Pertama Digelar, Camat ABAL Himbau Semua Warga Sukseskan Festival Al-Qur’an Tua

BACA JUGA : Presiden Jokowi Dikabarkan Meresmikan Bandara Kabir-Alor

BACA JUGA : Marianus Kaat “Membuka Diri” Bertarung di Pilkada Alor

Apakah memang rancangan bangunannya demikian atau belum di kerjakan selesai.
Ketika Wartawan berada di lokasi TPI tersebut terlihat anak-anak seumuran Sekolah Dasar tengah ramai bermain di los TPI tersebut.

Salah seorang warga yang ditemui Wartawan di dekat TPI tersebut mengungkapkan, kondisi bangunan TPI tersebut seperti yang ada.
Dirinya juga tidak mengetahui apakah pembangunannya sudah selesai atau belum. Namun apabila kalau sudah selesai sebaiknya dimanfaatkan.

Camat Alor Barat Laut (ABAL), Debrina Lelang, SE yang ditanyai Wartawan menyatakan tidak tahu-menahu tentang bangunan TPI tersebut, karena tidak pernah ada koordinasi.

Untuk diketahui berkaitan dengan TPI ini, Timor Daily telah memberitakan pada tanggal (16/12/2019) lalu berkaitan dengan kondisi TPI yang terancam mubasir.

Saat itu salah seorang Ketua Kelompok Nelayan, Wangka Paulus Koilhar yang dikonfirmasi mengatakan ketika itu, kondisi bangunan TPI yang dibangun seperti terlihat yang ada.

Menurut Kolihar, dirinya mendengar pembangunan TPI tersebut telah selesai, namun belum diresmikan.

BACA JUGA : Menyongsong Hari Bhayangkara Ke-74, Polres Alor Sumbang Darah

BACA JUGA : Pengusaha Tidak Penuhi Kontrak Kelola Pabrik Es, Bupati Alor Berang

BACA JUGA : Festival Al-Qur’An Tua dan Festival Dugong di Alor Segera Digelar

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor, Rahmin Amahala yang dikonfirmasi ketika itu (16/12/2019) menjelaskan, pembangunan TPI itu telah selesai dengan besarnya dana Rp 700 juta yang bersumber dari DAK tahun 2018.

Menurut Rahmin ketika itu, TPI tersebut belum dapat dimanfaatkan karena terbentur aturan atau belum ada perdanya, karena sementara dibuat. Hal krusial lainnya karena keterbatasan pegawai untuk mengelola TPI tersebut.

Rahmin mengatakan, pihaknya sambil menyiapkan aturan dan petugas, juga tengah menjajaki perusahaan atau pengusaha untuk mengelola TPI tersebut.(osm/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat