Tak Pakai Masker, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Belu Beri Sanksi Push Up

0
43
Tak Pakai Masker, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Belu Beri Sanksi Push Up
Salah satu warga Belu sedang push up karena tidak memakai masker di depan Apotik K24 Atambua, Selasa (19/5/2020).Foto: Marselino Kardoso/TIMORDAILY.COM

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA-Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Belu terus memantau masyarakat untuk menaati protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker saat keluar rumah.

Pantauan TimorDaily.com, Selasa (19/5/2020) di depan Apotik K24 Kota Atambua, Gugus Tugas Covid-19 terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan terus memantau kendaraan yang melewati jalur tersebut.

Masyarakat yang mengendarai motor dengan tidak menggunakan masker akan diberi sanksi push up lalu disuruh pulang untuk mengambil masker.

BACA JUGA : Mobil Buser Polres Belu Dihadang Massa di Pasar Baru Atambua, Ada Apa? 

BACA JUGA : Kepala Kancab BRI Atambua Ancam PHK Karyawan yang Bocorkan Data Nasabah

BACA JUGA : FMN Cabang Alor Dukung Masyarakat Adat Pubabu Rebut Tanah Ulayatnya

Masih menurut pantauan media ini, selain menahan warga yang tidak menggunakan masker, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Belu ini juga memberikan pengarahan terhadap pengendara yang tidak menggunakan helm. Selanjutnya disuruh untuk pulang mengambil helmnya.

Salah satu Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dinus Embu kepada TimorDaily.com mengatakan, pihaknya melakukan penjagaan untuk memantau masyarakat agar selalu menggunakan masker saat keluar rumah guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Kita jaga supaya masyarakat wajib pakai masker kalau mau keluar rumah. Supaya Covid ini tidak menyebar seperti saat kita bicara begini. Kalau tidak pakai masker nanti bisa tertular,” kata Embu yang juga merupakan salah satu pejabat Fungsional Satpol PP ini.

Embu menandaskan, jika temukan masyarakat yang belum menggunakan masker akan disuruh pulang untuk mengambilnya.

Dikatakan Embu, penjagaan ini dilakukan mulai pukul 06.00 Wita hingga 18.00 Wita. Jangka waktu berakhirnya penjagaan ini belum ditentukan.

BACA JUGA : Tenaga Medis Asal Flores Timur Ini Kecewa dengan Kebijakan Pemerintah

BACA JUGA : Vaksin yang Ditemukan China Bakal Jadi Milik Global untuk Perang Lawan Covid-19

BACA JUGA : Aktivis Perempuan Sorot Kunjungan Gubernur NTT ke Pubabu Timor Tengah Selatan

Selain itu, Rinus salah satu pengendara mengaku kaget saat ditahan. Ia tidak mengerti kenapa Ia ditahan.

“Saya kaget tadi lihat polisi ada banyak. Saya tidak tahu juga kalau ada tahan saya karena tidak pakai masker,”ungkapnya.

Kendati demikian, kata Rinus apa yang dilakukan pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu ini merupakan suatu perbuatan yang patut diapresiasi karena telah mengingatkan masyarakat agar patuh mengikuti imbauan pemerintah.

“Terimakasih saja untuk Gugus Tugas karena sudah kasih ingat lagi untuk pakai masker. Memang saya juga pernah dengar kalau pemerintah suruh kalau keluar rumah pakai masker hanya saya pikir tidak wajib,”tuturnya.(ino/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat