Sulaiman Singh Nakhodai Partai Golkar Alor

0
51
Sulaiman Singh Nakhodai Partai Golkar Alor
Pimpinan Sidang Musda Partai Golkar Kabupaten Alor, Nixon Mesakh dari DPD Partai Golkar Propinsi NTT bersama dengan 4 anggota sidang menyerahkan panji Partai Golkar kepada Ketua Partai Golkar Kabupaten Alor terpilih, Sulaiman Singh, SH.

TIMORDAILY.COM, ALOR-Teka-teki figur siapa yang akan terpilih sebagai Ketua definitif untuk menakhodai Partai Golkar Kabupaten Alor periode 2020-2025.

Akhirnya terjawab sudah setelah mayoritas pemilik suara di Partai Berlambang Beringin tersebut memilih Sulaiman Singh, SH dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Alor yang digelar, Sabtu (25/7/2020) di Aula Watangmelang, Kalabahi.

Musyawarah yang menghasilkan Singh menjadi Ketua ini tidak membutuhkan waktu yang lama setelah acara pembukaan musda.

Seperti disaksikan Wartawan, setelah acara seremonial pembukaan, Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTT, Melki Laka Lena langsung memimpin musyawarah tingkat pertama bersama Plt. pengurus DPD II Partai Golkar Kabupaten Alor dan 7 orang calon yang namanya disebut akan bersaing dalam musda tersebut.

Dalam musyawarah ini 3 orangnya mengundurkan diri dari pencalonan, dan tinggal menyisahkan empat orang yang siap bersaing. Keempat figur tersebut, yakni Sulaiman Singh, Martinus Alopada, Azer Laoepada, dan Moris Weni.

BACA JUGA : Besok Musda Golkar Alor, 7 Nama Disebut Akan Bersaing

BACA JUGA : Politisi Golkar Alor, Sulaiman Singh – Terus Bergerak Untuk Kemanusiaan

BACA JUGA : Waket DPRD Alor dari Golkar Salurkan Bantuan Bagi Warga Tidak Mampu

Musyawarah ini kemudian dilanjutkan dengan pemilik hak suara, akhirnya Sulaiman Singh meraih 10 suara, Moris Weni mengantongi 5 suara, dan Azer Laoepada mendapat 3 suara.
Atas hasil tersebut sehingga hasil musyawarah mengantar Singh untuk menakhodai Partai Golkar Kabupaten Alor untuk lima tahun ke depan.

Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Lakalena sebelumnya dihadapan Bupati Alor, Drs. Amon Djobo, Ketua DPRD Kabupaten Alor, Enny Anggrek, SH, Forkopimda Kabupaten Alor dan Tokoh Partai Golkar, Imanuel Blegur dalam acara pembukaan Musda tersebut mengatakan, Musda kali menjadi menarik, sebab banyak orang berpartisipasi dalam penyelenggaraanya. Partisipasi tersebut ada harapan, kecamasan, dan aspirasi.

“Mudah-mudahan hal ini bisa diramu secara baik, sehingga hasil musda dapat memberikan makna dan manfaat bagi banyak orang,” harap Laka Lena.

Menurut Laka Lena, perintah Ketua Umum Partai Golkar dalam musda harus mengkedepankan musyawarah dan mufakat.

“Dari 15 daerah di NTT yang telah menggelar musda, sebanyak 11 daerah dilakukan aklamasi, dan 3 daerah masih terjadi deadlock. Untuk deadlock ini akan dibahas bersama pengurus pusat,” ungkap Laka Lena.

Laka Lena pada kesempatan itu menyampaikan apresiasinya kepada Partai Golkar Alor, Fraksi Partai Golkar dan Wakil Ketua DPRD Alor dari Partai Golkar yang telah membangun hubungan baik dengan pemerintah, forkopimda, dan tokoh agama untuk mendukung kegiatan pembangunan di Kabupaten Alor.

Nama Golkar Saat Ini Suam-Suam Kuku

Bupati Alor, Drs. Amon Djobo dalam sambutannya pada Musda Partai Golkar Kabupaten Alor mengungkapkan, dirinya ketika turun ke masyarakat, nama Golkar (maksudnya Partai Golkar) saat ini suam-suam kuku.

Dirinya memprediksi apabila Partai Golkar Kabupaten Alor tidak dipimpin oleh figur yang tepat, maka tidak menutup kemungkinan kursi Partai Golkar Kabupaten Alor akan turun menjadi 2 kursi.

Oleh karena itu, tandas Bupati Djobo, figur yang terpilih nanti harus kerja keras dan berkorban untuk membesarkan Partai.

BACA JUGA : Bupati Alor Minta Maaf Atas Ungkapan Emosionalnya Terhadap Status WDP dari BPK

BACA JUGA : Bupati Alor Minta Kawal Dana Covid Rp 8,2 M, Begini Penjelasan Kadinkes

BACA JUGA : Bupati Alor Amon Djobo “Jempol” Kapolres Basmi Penyakit Sosial

“Golkar suara kurang karena mau cari hidup , mau cari besar, mau cari kedudukan, urus diri. Untuk itu renungkan, kita mau jadi Ketua Golkar ini mau buat apa. Apakah saya bisa bawa diri ke masyarakat, atau bukan jadi ketua untuk gagahan,” tegas Bupati Dua Periode ini.

Bupati Djobo melanjutkan, Partai Golkar Kabupaten Alor apabila salah memilih ketua, maka akan mendapatkan hasil yang jelek di pilkada, pileg dan pilpres.

Bupati Djobo selain mengingatkan hal tersebut, pada kesempatan itu juga menyampaikan terimakasih kepada Partai Golkar yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam mendukung tugas yang ada.

Sementara itu Plt. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Alor, Ir. Ans Takalapeta dalam sambutannya mengatakan, Musda kali ini sangat penting, sebab Partai Golkar Alor akan bersaing ketat dalam pemilu berikut untuk merebut kembali Ketua DPRD Alor.

Takalapeta juga minta kepada calon yang maju bersaing dalam musda tersebut untuk lebih mengutamakan kepentingan Partai Golkar, dan bagaimana membesarkannya.(osm/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat