Siswi SMP di Kabupaten Alor Diperkosa Ayah Kandungnya dan Kini Telah Melahirkan

0
172
Siswi SMP di Kabupaten Alor Diperkosa Ayah Kandungnya dan Kini Telah Melahirkan
Ilustrasi Pemerkosaan

TIMORDAILY.COM, ALOR – Perbuatan bejat dilakukan oleh seorang ayah Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor terhadap anak gadis kandungnya.

Ia memperkosa anaknya dengan cara mengikat kaki dan tangan anak tersebut. Anak gadis malang yang berstatus pelajar kelas 8 SMP itu hingga hamil dan kini melahirkan seorang bayi.

Hal ini disampaikan Kasatreskrim Polres Alor, IPTU. Yohanis Wila Mira, S.Sos kepada Wartawan di Mapolres Alor, pada Kamis (13/2/2020).

Wila Mira menjelaskan, tindakan keji AG terhadap anak gadisnya ini terjadi sekitar minggu ketiga April 2019 lalu di kebun milik mereka.

BACA JUGA : TKBM Pelabuhan Kalabahi Diminta Waspada DBD dan Corona

BACA JUGA : Revolusi Pertanian Malaka; Antara Paradoks dan Keberpihakan

BACA JUGA : Warga Berang dituduh Mencuri Maek Bako Milik Pemerintah di Hutan Jati Nenuk, Kabupaten Belu Perbatasan RI-RDTL

Kronologisnya, jelas Wila Mira, ketika itu pelaku bersama istri dan anaknya pergi ke kebun yang jaraknya jauh dari rumah mereka. Mereka ke kebun tersebut membawa bekal dan terpal atau tenda untuk tempat teduh dan istirahat.

Satu waktu, ungkap Wila Mira, istri pelaku mau buang air sehingga harus ketempat yang aman.

Lokasinya sedikit jauh dari tenda. Saat itu di tenda tersebut tinggal pelaku dan anak gadisnya.

“Anaknya ketika itu sementara tidur, entah apa yang terlintas di pikirannya, kemudian pelaku mulai melakukan perbuatan biadabnya. Ia mulai gerayangi anaknya yang sementara tidur, dan anaknya kaget kemudian melakukan perlawanan.

Karena mendapat perlawanan, pelaku dengan kekuatan tenaganya berusaha mengikat kaki kiri dan tangan kiri anaknya di batang pohon yang sejajar. Mulut anaknya diplester dengan flakban. Setelah itu pelaku memperkosa anaknya,” jelas mantan Kasatreskrim Polres Lembata ini.

Ketika istrinya kembali ke tenda, lanjut Wila Mira, mendapatkan anaknya tengah menangis, dan anak ini menceriterakan semua kejadian yang dilakukan ayahnya.
Namun ayahnya ketika itu minta maaf, dan bersama istrinya sepakat agar aib itu jangan diceriterakan kepada orang lain.

Di lain waktu lagi, tandas Wila Mira, di kebun yang sama pelaku kembali merayu anaknya, dan ia kembali menyetubuhi anak gadisnya itu. Akhirnya anaknya hamil dan selanjutnya anaknya dititipkan di mama kecilnya di Moru, Kecamatan Alor Barat Daya.

Wila Mira mengungkapkan, kasus ini mulai terbongkar ketika usia kehamilan anak ini untuk melahirkan. Namun anak ini mengalami kesulitan untuk melahirkan.

“Biasanya kalau di Kampung orang sulit melahirkan, mereka akan mencari jalan keluar dengan tradisi yang ada. Mama kecil anak ini mencari tahu lewat tradisi berkaitan dengan proses melahirkan anak ini yang sulit. Akhirnya anak ini mengaku bahwa dia di perkosa oleh ayahnya hingga hamil. Atas pengakuan anak itu, mama kecilnya langsung melaporkan ke Polisi,” ungkap Wila Mira.

Wila Mira menegaskan, pelaku sejak Rabu (12/2/2020) telah diamankan di Mapolres Alor, dan hari ini Kamis (13/2/2020) ditetapkan tersangka dan langsung dilakukan penahanan. (osm/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply