Simak Kesaksian Pasien Pertama Corona yang Sembuh dari RSPI

0
151
RSPI Sulianti Sarosa. Foto : Istimewa

TIMORDAILY.COM, JAKARTA-Usai sembuh dari virus corona, seorang pasien di RSPI Sulianto Sarosa memberikan keterangan. Para pasien ini memberikan penghargaan kepada pihak yang telah merawat mereka dengan baik.

Seorang pasien meminta kepada masyarakat agar mendukung secara moral. Diketahui, pasien 01 dan 02 memiliki hubungan anak dan ibu. Sedangan pasien 03 memiliki kekerabatan dengan keduanya.

“Saya ingin menghimbau masyarakat dan media untuk mendukung pasien secara moral, karena penyebaran informasi tidak akurat sangat mengganggu psikis kami,” tutur perempuan tersebut di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (16/3/2020) seperti dilansir CNN Indonesia.

Ia mengaku mendapat banyak pesan yang bertanya mengenai kondisi dirinya selama diisolasi. Tak hanya itu, dia meminta masyarakat jangan menghakimi pasien.

“Saya juga minta masyarakat di luar jangan menghakimi pasien. Saya selama diisolasi seminggu nangis terus, saya baca dari media yang menyerang profesi kami sebagai penari,” imbuhnya.

BACA JUGA : DBD di Kabupaten Belu Kembali Merenggut 1 Nyawa, Total 6 Korban

BACA JUGA : Oknum Pegawai Imigrasi Atambua Bersikap Arogan Saat Wartawan Meliput di RSUD

BACA JUGA : Stok Masker dan Hand Sanitizer di Kabupaten Belu Mulai Langka

Dia juga meminta kepada pemerintah untuk memberikan penghargaan kepada perawat yang selama ini telah menangani para pasien terjangkit virus corona. Kata dia, para perawat patut diapresiasi dan mendapatkan penghargaan karena telah menjalankan tugas dengan baik meski berhadapan langsung dengan para pasien virus corona..

“Saya mau menyampaikan bahwa saya bersyukur diisolasi di RSPI karena baik dokter, suster sangat membantu 24 jam. Saya ingin pemerintah memberikan penghargaan bagi mereka yang di garda depan. Karena mereka luar biasa kerjanya,” tuturnya.

Untuk diketahui, awal Maret, dua orang pasien positif virus corna diduga melakukan kontak dengan WN Jepang yang telah terinfeksi. Saat pasien dinyatakan positif virus corona, lima hari kemudian pihaknya akan melakukan pemeriksaan ulang.

Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad sebelumnya menjelaskan, dua warganya yang positif terinfeksi virus corona sempat memeriksakan diri ke Rumah Sakit Mitra Keluarga pada Jumat, 27 Februari lalu. Saat itu keduanya mengeluhkan flu dan sesak nafas.

“Pada tanggal 27 Februari kemarin kami dapat info dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok ada pasien yang keluhkan flu, sesak nafas dan sebagainya,” ujar Idris di Balaikota Depok, Jawa Barat, Senin (2/3/2020).(CNN Indonesia/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply