Seorang Pemuda di Alor Hamili 5 Wanita, Empatnya di Bawah Umur

0
180
Seorang Pemuda di Alor Hamili 5 Wanita, Empatnya di Bawah Umur
Ilustrasi Hamil

TIMORDAILY.COM, ALOR – Seorang pemuda di Kabupaten Alor yang beralamat di wilayah Wetabua, Kota Kalabahi harus berurusan dengan Kepolisian Resort (Polres) Alor karena kasus persetubuhan.

Pelaku yang berinisial JIR (23) tidak tanggung-tanggung menghamili 5 orang wanita. Apesnya lagi empat orang wanita tersebut masih dibawah umur.

Kasatreskrim Polres Alor, IPTU. Yohanis Wila Mira kepada Timor Daily di Kalabahi, Kamis (26/3/2020) mengungkapkan, pelaku yang masih lajang tersebut dalam merayu korban yang ada dengan modus pacaran.

Setelah pacaran, jelas Wila Mira, pelaku melakukan persetubuhan terhadap korban hingga hamil.

BACA JUGA : Polres Alor “Ciduk” Pelaku Penipuan Pembangunan Gereja di Alor dan Flores

BACA JUGA : Update Covid-19 di NTT Kamis 26 Maret 2020 – ODP Bertambah Jadi 254 Orang, 221 Karantina Mandiri

BACA JUGA : Belanda Diperintah Ganti Rugi pada Keluarga Korban di Indonesia Selama Masa Kolonial

Seorang Pemuda di Alor Hamili 5 Wanita, Empatnya di Bawah Umur
Kasatreskrim Polres Alor, IPTU. Yohanis Wila Mira

Menurut Wila Mira, kasus ini terbongkar saat pelaku melakukan persetubuhan terhadap korban kelima hingga hamil. Korban kelima karena mengetahui belangnya, akhirnya melaporkan ke Polisi.

Pengakuan korban ini, tandas Wila Mira, pelaku melakukan persetubuhan terhadap dirinya di tiga lokasi berbeda, termasuk satu kali dirumahnya.

“Dari 5 korban itu, hanya satu korban yaitu korban keempat ketika hamil datang ke rumah pelaku dan tinggal bersamanya. Sedangkan korban yang lain tidak,” jelas Wila Mira sambil menambahkan dari 5 korban itu hanya korban ke 5 yang usianya sudah dewasa, sementara yang lainnya dibawah umur dan para korban ada yang masih sekolah dan ada yang tidak.

“Kami sudah tahan dia, dan dalam proses pemberkasan kasus persetubuhan ini,” tandas Wila Mira.

CABULI ANAK IPAR

Kasus asusila lainnya yang baru masuk di Polres Alor dalam bulan Maret 2020 ini selain kasus persetubuhan tersebut, yakni kasus percabulan terhadap anak di bawah umur.

Pelaku kejahatan ini adalah orang dekat dengan korban, yakni seorang pekerja swasta berinisial RAN (34) yang bermukim di Wilayah Wetabua, Kota Kalabahi. RAN tega mencabuli anak dari kakak iparnya.

Menurut Wila Mira, peristiwa pencabulan ini terjadi sekitar bulan Januari-Maret 2020.

Kronologis singkat, jelas Wila Mira, orang tua korban biasanya mengantar anaknya bermain di rumah pelaku dengan anaknya. Sementara istrinya biasanya pergi menjual kue.

Kesempatan itu, ungkap Wila Mira, digunakan pelaku melakukan perbuatan bejatnya.

“Tiga kali dia cabul, kali keempat dia tunjukan kemaluannya, dan kali kelima ia meremas-remas paha korban yang masih berusia 9 tahun atau masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) kelas V,” jelas Wila Mira.

Wila Mira menandaskan, hasil visum terhadap korban ada tanda-tanda kekerasan pada bagian vital korban.

“Pelaku kami sudah tahan dan kasus pencabulan ini dalam proses pemberkasan,” tegas Wila Mira. (osm/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply