Seorang Guru Besar UGM Positif Terinfeksi Corona

0
38
Update Covid-19 di NTT - ODP Bertambah 20 Orang Jadi 130 Orang, Kabupaten Belu Sudah 10 Orang
Ilustrasi

TIMORDAILY.COM, YOGYAKARTA-Seorang Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta diketahui terinfeksi positif virus corona. Tercatat, ia merupakan pasien kedua yang terpapar Covid-19 di Kota Yogyakarta.

Paripurna Poerwoko Sudarga selaku Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM dalam konferensi persi di RSUP dr Sardjito Yogyakarta, Rabu (18/3/2020) mengatakan, saat ini sang Guru Besar sedang dalam perawatan.

Paripurna meminta kepada masyarakat untuk menghormati privasi pasien untuk mendukung proses pemulihan. Selain itu, ia juga mengimbau agar mereka yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif untuk segera melakukan cek kesehatan.

“Kepada kolega dan kerabat yang dalam waktu 3 minggu bertemu dan melakukan kontak dekat dengan beliau agar dapat melakukan screening yang memberikan pelayanan dan perawatan COVID-19,” ujarnya seperti dilansir Tirto.id.

BACA JUGA : Antisipasi Corona, Pemkab Alor Hentikan Pengambilan Sampah di Kapal Pelni

BACA JUGA : Melki Laka Lena Tegaskan Kawal dan Proses Oknum yang Terlibat Dugaan Korupsi Bawang Merah Malaka

BACA JUGA : ARAKSI Desak Polda NTT Periksa Bupati dan Ketua DPRD Malaka Terkait Dugaan Korupsi Bawang Merah

Paripurna juga membantah isu yang menyebar adanya staf dan anggota Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM yang juga dikabarkan suspect Corona.

Pasalnya, Ketua Pustral telah membuat surat resmi mengenai berita yang beredar tidak benar.

“Ketua Pustral sudah membuat surat resmi bahwa berita itu tidak benar. Beliau bertemu dengan guru besar UGM tersebut dan berjabat tangan pada tanggal tertentu. Tapi beliau menyatakan sehat,” ujarnya.

Paripurna tak menjelaskan riwayat perjalanan terakhir Guru Besar UGM tersebut. Begitu juga RSUP dr Sardjito tak mau menjelaskan riwayat perjalanan dan juga kondisi medis saat ini secara spesifik.

“Saat ini masih dalam perawatan kami mohon doa saja,” kata Ketua Tim Airbone Disease RSUP dr Sardjito Ika Trisnawati.

Sebelumnya, pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengkonfirmasi adanya penambahan pasien positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19.

BACA JUGA : Korban DBD Meningkat, Bupati Sikka Dinilai Gagal Wujudkan Hak Dasar Rakyat di Bidang Kesehatan

BACA JUGA : Antisipasi Penyebaran Corona, Waktu Kunjung Pasien di RSUD Atambua Ditiadakan

BACA JUGA : Pemerintah Perpanjang Masa Darurat Corona hingga 29 Mei 2020

“Berdasarkan informasi dari Kementrian Kesehatan, disampaikan bahwa ada hasil laboratorium positif dari sampel warga DIY yang dikirimkan ke Litbangkes,” kata juru bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih kepada wartawan, Rabu (18/3/2020).

Berty menyatakan hasil tes positif Corona tersebut merupakan sampel yang diambil dari pasien “seorang laki laki, berusia 58 tahun”.

Dengan adanya hasil positif Corona terhadap seorang pasien laki-laki tersebut maka di Yogyakarta total terdapat dua orang yang positif Corona.

Sebelumnya pemerintah pusat mengumumkan pada Jumat 13 Maret 2020 seorang balita yang merupakan warga DIY positif Corona. Minggu 15 Maret 2020 Pemda DIY membenarkan bahwa balita berusia 3 tahun tersebut positif terinfeksi Corona.(Tirto/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply