Resmi Iuran BPJS Kesehatan Naik pada 1 Juli 2020

0
26
Resmi BPJS Naik pada 1 Juli 2020
Ilustrasi kantor BPJS Kesehatan

TIMORDAILY.COM, JAKARTA-Iuran BPJS naik pada 1 Juli 2020. Pemerintah menaikkan iuran ini untuk peserta mandiri atau peserta bukan penerika upah (PBPU).

Merespon kebijakan ini, semenjak bulan Mei tercatat sebanyak 49.350 memilih untuk turun kelas.

“Memang ada pergeseran kelas. Ada yang naik kelas, ada yang turun kelas,” ujar Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf, Selasa (30/6/2020) seperti dilansir Tempo.co.

Iqbal mengatakan pergeseran kelas ini disesuaikan dengan kemampuan peserta untuk membayar iuran. Adapun berdasarkan data BPJS Kesehatan sepanjang Mei 2020, secara rinci peserta yang turun untuk kelas I ke kelas II sebanyak 9.331 orang. Kemudian, peserta kelas I yang melorot ke kelas III terdapat 11.737 orang. Lalu, peserta yang turun dari kelas II ke kelas III mencapai 28.282 orang.

BACA JUGA : KABAR GEMBIRA – Mulai Besok 1 Mei 2020, BPJS Kesehatan Berlakukan Kembali Iuran Lama

BACA JUGA : Resmi Mulai Awal Juni Iuran BPJS Berubah, Simak Rinciannya

BACA JUGA : Tujuh Rumah Sakit di Perbatasan RI-RDTL Kerjasama Dengan BPJS Kesehatan Atambua

Angka penurunan kelas per Mei 2020 lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Pada April lalu, BPJS Kesehatan mencatat peserta turun kelas hanya berkisar 48.863 orang. Sedangkan sepanjang enam bulan terakhir, yakni Desember 2019 hingga Mei 2020, total penurunan kelas peserta mandiri mencapai 2,3 juta orang.

Gelombang penurunan kelas dalam kurun enam bulan itu paling tinggi terjadi pada Desember 2020, yakni mencapai 1,03 juta orang. Kala itu, pemerintah mengumumkan bahwa iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri akan naik pada 1 Januari 2020 sebelum akhirnya kebijakan ini dianulir oleh Mahkamah Agung.

Namun, beberapa waktu lalu, pemerintah kembali menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 untuk merealisasikan kenaikan iuran. Kenaikan berlaku bagi peserta kelas I dan II, yakni untuk kelas I dari semula Rp 80 ribu menjadi Rp 150 ribu. Sedangkan kelas II naik dari Rp 51 ribu menjadi Rp 100 ribu.(Tempo/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat