Prihatin Atas Upaya Banding Bupati Belu Terhadap Masyarakatnya, IKKB Batam Kumpul Koin Keadilan

0
85
Warga Belu di Riau Kumpul Koin untuk Lawan Bupati Belu Willy Lay di Sidang PTUN
Warga Belu di Batam, Provinsi Riau kumpul koin dukung masyarakat dan Calon Kepala Desa Leowalu, Ignasius Bau untuk lawan Bupati Belu, Willy Lay di Sidang PTUN.

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA-Puluhan warga Belu di Batam, Provinsi Kepulauan Riau kumpul koin keadilan dukung masyarakat dan Calon Kepala Desa Leowalu untuk lawan Bupati Belu, Willybrodus Lay di Sidang PTUN.

Ketua Ikatan Keluarga Belu Batam, Marianus Bitin yang dihubungi TimorDaily.com, Sabtu (6/6/2020) mengungkapkan keprihatian terhadap sengketa Pilkades Leowalu.

Bitin menandaskan, masyarakat Belu di Batam, Provinsi Kepulauan Riau menilai adanya ketidakadilan dalam Pilkades Leowalu. Bupati Belu yang telah kalah di PTUN Kupang masih mengajukan banding.

Melihat ini, ungkap Bitin, masyarakat Belu di Batam tersentuh untuk mengumpulkan koin keadilan mendukung calon Kepala Desa Leowalu, Ignasius Bau untuk melawan Bupati Belu di Sidang PTUN nanti.

BACA JUGA : Kasus Dugaan Korupsi SMK Kayang, Polisi Konfrontir Kadis Pendidikan Alor dan Tersangka

BACA JUGA : Pemda Belu Siap Salurkan JPS Rp 25 Miliar, 14 Ribu KK Terima BST dan Perluasan Program Sembako

BACA JUGA : Usai Bertemu Ketua Pengadilan, Polres Malaka Absen Sidang Praperadilan Wartawan Seldi

“Saya melihat ada ketidakadilan pemerintahan Kabupaten Belu di Desa Leowalu, yang mana untuk itu kami memberi dukungan serta memberi sumbangan dana bagi saudara-saudari di Desa Leowalu,” ungkap Bitin.

Bitin menuturkan, masyarakat Belu di Batam prihatian dengan Calon Kepala Desa Leowalu, Ignasius Bau bersama ratusan masyarakat yang berjuang mencari keadilan.

“Intinya kami semua di Batam sangat prihatin dan kami dukung penuh agar persoalan tersebut di bawah hingga ke tingkat MA/MK,” tutur Bitin.

Hal senada diungkapkan Karlos Bere Meo, bahwa warga Belu di Batam mengumpulkan koin merupakan bentuk dukungan terhadap masyarakat dan Calon Kepala Desa Ignasius Bau.

“Kami kumpulkan koin ini untuk diserahkan kepada mereka yang saat ini sedang mencari keadilan di Desa Leowalu,” kata Karlos.

Dia menjelaskan, pemerintah Belu, seharusnya memberikan keadilan bagi seluruh masyarakat Leowalu bukan pada segelintir masyarakat.

“Kalau keadilan itu harus diberikan secara merata terhadap masyarakat desa di Leowalu bukan hanya pada sebagian masyarakat. Jangan karena kita lagi berkuasa jadi kita mau seenaknya membuat keputusan yang tidak pro terhadap masyarakat,” tegasnya.

“Kita sungguh prihatin dengan kondisi saat ini di Desa Leowalu yang mana masyarakat harus berhadapan dengan Bupatinya sendiri dalam sidang PTUN,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Calon Kepala Desa Leowalu, Iqnasius Bau selaku penggugat menang gugatan terhadap Bupati Belu, Willy Lay selaku tergugat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang terkait penetapan kepala desa terpilih tahun 2019 lalu.

Data yang diperoleh TIMORDAILY.COM  pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PTUN Kupang disebutkan, perkara dengan nomor 102/G/2019/PTUN.KPG ini diputuskan pada Rabu (20/5/2020) lalu dengan status putusan, gugatan dikabulkan.

BACA JUGA : Laporan Kades Dirun Terhadap Warganya Berujung Damai

BACA JUGA : Pilkades Serentak 2019 di Belu – Kadis PMD Minta Wartawan Tanya Bupati Soal Pelantikan Kades Rafae Terpilih

BACA JUGA : Pilkades Serentak 2019 di Belu – Puluhan Warga Desa Leowalu Ikut Pantau Sidang PTUN Kupang

Ada lima point dalam putusan tersebut antara lain :

  1. Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya;
  2. Menyatakan batal Keputusan Bupati Belu Nomor: 224/HK/2019, tanggal 11 November 2019 tentang Pengesahan Calon Kepala Desa Kewar, Calon Kepala Desa Fulur, Calon Kepala Desa Duarato, Calon Kepala Desa Makir, Calon Kepala Desa Dirun dan Calon Kepala Desa Leowalu Terpilih Menjadi Kepala Desa Kewar, Kepala Desa Fulur, Kepala Desa Duarato, Kepala Desa Makir, Kepala Desa Dirun dan Kepala Desa Leowalu Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu Periode 2019 – 2025, khususnya untuk Kepala Desa Leowalu Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu;
  3. Mewajibkan Bupati Belu (Tergugat) Keputusan Bupati Belu Nomor: 224/HK/2019, tanggal 11 November 2019 tentang Pengesahan Calon Kepala Desa Kewar, Calon Kepala Desa Fulur, Calon Kepala Desa Duarato, Calon Kepala Desa Makir, Calon Kepala Desa Dirun dan Calon Kepala Desa Leowalu Terpilih Menjadi Kepala Desa Kewar, Kepala Desa Fulur, Kepala Desa Duarato, Kepala Desa Makir, Kepala Desa Dirun dan Kepala Desa Leowalu Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu Periode 2019 – 2025 khususnya untuk Kepala Desa Leowalu Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu;
  4. Memerintahkan Tergugat untuk melakukan proses pemilihan ulang Kepala Desa Leolwalu Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu Periode 2019 – 2025 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  5. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam sengketa ini sejumlah Rp. 550.500,- (lima ratus lima puluh ribu lima ratus rupiah).

Terhadap putusan PTUN Kupang ini, Bupati Belu selaku tergugat mengajukan banding. Hal ini terlihat dari status perkara Permohonan Banding pada SIPP PTUN Kupang pada Kamis (28/5/2020).(ino/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat