Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Kreatif Mart di Belu Perbatasan RI-RDTL

0
155

TIMORDAILY.COM,ATAMBUA-Kepolisian Resor (Polres) Belu berhasil menangkap seorang pria pelaku pencurian di Kreatif Mart jalan Cendana, Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu.

Pelaku yang ditangkap itu diketahui berinisial NPW alias Natalinu (18) warga Tini, RT 004/RW 001 Kelurahan Manuaman, Kecamatan Atambua Selatan.

Demikian Kapolres Belu, AKBP Cliffry S. Lapian melalui Kasat Reskrim AKP Sepuh Ade Irsyam Siregar kepada awak media, Senin (24/2/2020) di Mapolres Belu, NTT wilayah perbatasan RI-RDTL.

Siregar membenarkan, pelaku resedivis ditangkap di Kabupaten Malaka pada tanggal 10 Februari setelah dua hari kejadian tanggal 8 yang bersangkutan melakukan aksi seorang diri mencuri di Kreatif Mart.

“Pelaku ditangkap berdasarkan keterangan dari para saksi yang dimintai keterangan,” terang dia dalam keterangan pers bersama pelaku serta barang bukti.

Dari tangan pelaku Polisi juga berhasil amankan barang bukti sisa uang yang dicuri di Kreatif Mart dan satu unit sepeda motor milik pelaku yang dibeli dengan uang curian.

BACA JUGA : Unit Tipikor Polres Belu Panggil PPK dan Kontraktor Proyek Pengadaan Maek Bako, Ada Apa?

BACA JUGA : Eni Anggrek Heran Warga Kabupaten Alor Sering Alami Kelangkaan Minyak Tanah

BACA JUGA : Kepala SD di Kabupaten Belu Perbatasan RI-RDTL Wajib Libatkan Semua Guru Saat Bikin RKA

Dari hasil pemeriksaan jelas Siregar, dia mengaku pada tanggal 8 Februari dini hari mencuri dengan cara memanjat melalui pohon di samping toko. Kemudian mengambil linggis menjebol tripleks bagian belakang dan masuk ke dalam toko.

Pelaku kemudian menuju ke ruangan kantor. Selanjutnya membuka rak meja dan mengambil sebuah tas berisi uang sebesar Rp 26 juta rupiah. Setelah itu pelaku melarikan diri ke rumah kakanya dan akhirnya ditemukan di Malaka.

“Yang bersangkutan mengakui motivasi ini untuk berfoya-foya dan membeli sebuah sepeda motor yang ikut diamankan,” tambah Siregar.

Lanjut dia, pelaku pencurian dikenakan pasal 363 KUHP ayat ketiga dan kelima ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Masih menurut Siregar, yang bersangkutan pelaku juga akui pernah menjebol toko Serafim pada bulan Oktober lalu dan berhasil mengmbil uang sebesar Rp 70 juta dan aksinya bermain tunggal seorang diri.

“Uangnya itu dipakai foya-foya untuk senang-senang. Proses sejauh ini sudah pemberkasan dan akan limpihkan ke Kejaksaan,” pungkas dia. (TIMORDAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Yan Bau

 

Leave a Reply