Pilkades Serentak 2019 di Belu – Panitia Kabupaten Belum Bersikap Terkait Desa Rafae

Pilkades Serentak 2019 di Belu - Panitia Kabupaten Belum Bersikap Terkait Desa Rafae

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA – Puluhan masyarakat Desa Rafae, Kecamatan Raimanuk hari ini , datang dan memenuhi undangan dari panitia Pilkades Kabupaten Belu, dalam rangka klarifikasi soal Pilkades yang berlangsung pada tanggal 16 / 10 / 2019.

Yohanes Agustinus Taek, salah satu tokoh masyarakat Desa Rafae, yang ditemui TIMORDAILY.COM, di depan aula lantai 1, Kantor Bupati Belu, Kamis ( 7 / 11 / 2019 ) siang mengatakan, bahwa.

Pihaknya menuntut agar, panitia Pilkades Kabupaten, dapat memberikan respon dan sikap yang tegas terhadap proses pencoblosan yang baik dan benar itu bagaimana.

“Hari ini kami hadir di sini, untuk memenuhi undangan dari Panitia Kabupaten dalam rangka klarifikasi tentang proses Pilkades Desa Rafae. Karena, pengamatan kami di desa lainnya coblos 2 lubang itu tidak sah. Sedangkan yang terjadi dalam pilkades Desa Rafae, 2 lubang itu sah,” ujarnya.

Lanjut Taek, Oleh karena itu, pihaknya meminta secara tegas agar panitia Kabupaten memberikan penjelasan yang benar.

BACA JUGA : Aksi Serempet Mobil – Camat VM dan Wartawan Berdamai dan Saling Memaafkan

BACA JUGA : Berprestasi dalam Pemilu 2019, Melki Laka Lena Asal NTT Dapat Penghargaan dari DPP Golkar

BACA JUGA : Pilkades Serentak 2019 di Belu – Anggota Pol PP Belu Dihukum Karena Berulah Dalam Pleno Pilkades Rafae

“Kami juga bingung, inikan kita diundang datang tepat pukul 09.00 wita. Tapi sudah mau jam 1 (pukul 13.00, red) ini, kita belum mulai juga. Sebenarnya, ada apa dengan ini,” ungkap Yohanes.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Januaria Nona Alo yang ditemui TIMORDAILY.COM, secara terpisah membenarkan adanya undangan dari pihaknya untuk kegiatan klarifikasi antara Panitia Kabupaten dan masyarakat Desa Rafae.

“Ini hari memang kita akan lakukan klarifikasi bersama. Namun, karena Ketua Panitia Kabupaten dalam hal ini Pak Sekretaris Daerah mendadak mendapat tugas kedinasan ke provinsi ditambah lagi dengan Pak Wakil Bupati Belu yang juga mempunyai agenda kerja yang tidak bisa ditinggalkan hari ini sehingga kita tunda dulu dan akan dijadwalkan kembali, setelah ketua panitia Kabupaten kembali dari Kupang,” jelasnya.

Lanjut Nona Alo, pihaknya meminta maaf kepada masyarakat Desa Rafae atas penundaan klarifikasi ini.

“Bukan kami tidak menanggapi keluhan masyarakat ini tapi memang pimpinan kami ada kedinasan di tempat lain yang cukup urgen. Bagi masyarakat, saya berharap agar, dapat bersabar dan menahan diri, serta tidak terprovokasi,” pungkasnya.

Pantauan TIMORDAILY.COM, di lapangan, terlihat puluhan masyarakat Desa Fafae, sudah berdatangan dan memadati halaman Kantor Bupati Belu, sejak Pukul 09.00 wita dan sampai pada pukul 13.00 wita.

Karena agenda klarifikasi yang di tunda, mengingat Ketua Panitia Kabupaten dan Wakil Bupati Belu berhalangan karena agenda kedinasan. Akhirnya merekapun membubarkan diri dengan teratur, walau terlihat beberapa masyarakat mengungkapkan nada kecewa. (TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Laporan Wartawan : Oktofianus Fatin

Editor : Fredrikus R. Bau

Loading...