Pilkada Belu 2020 – Partai Golkar Akan Lakukan Survei Kedua, ini Paket yang Disinyalir Dapat SK DPP

0
141
Pilkada Belu 2020 - Partai Golkar Akan Lakukan Survei Kedua, ini Paket yang Disinyalir Dapat SK DPP
Ilustrasi Logo Partai Golkar

TIMORDAILY.COM,ATAMBUA – Partai Golongan Karya (Golkar) masih akan melakukan survei keduanya pada awal bulan maret mendatang.

Survei kedua Partai berlambang Pohon Beringin ini dilakukan sebelum DPP menerbitkan SK dukungan bagi pasangan bakal calon pada Pilkada 2020 di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

“Masih survei lagi awal maret ini. Setelah survei baru DPP putuskan SKnya untuk siapa,” jelas Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Belu, Yohanes Jefry Nahak saat ditemui Rabu (26/02/2020).

Menurutnya, Partai Golkar akan melakukan survei terhadap kandidat yang telah mendaftarkan dirinya melalui pintu Golkar di antaranya ada Paket Sahabat Jilid 2 dan Paket Agus Taolin dan Aloysius Haleserens.

BACA JUGA : Cegah DBD, Dinas Kesehatan Belu Imbau Warga Lakukan M3 Plus Kelambu dan Obat Nyamuk

BACA JUGA : Wabah DBD di Belu Perbatasan RI-RDTL Meningkat, Terjadi 136 Kasus. Dinas Kesehatan Sebut Bukan KLB

BACA JUGA : DBD Memakan Korban, Seorang Anak Meninggal di Rumah Sakit Atambua Perbatasan RI-RDTL

“Sebelumnya sudah kita survei  paket ini sahabat jilid 2  karena dua orang ini (Willlybrodus Lay dan JT. Ose luan) semuanya daftar melalui pintu golkar, terus ada juga pak Agus Taolin yang daftar di DPP dan itu saya diberitahu,” ujarnya.

Hasil survei pertama yang dilakukan oleh Golkar, bilang dia, paket petahana (Sahabat Jilid II) masih mengunguli kandidat lain.

“Memang waktu survei pertama itu petahana di atas, tapi ini kita akan lakukan survei lagi karena target Golkar itu harus menang di 6 Kabupaten,” ujarnya.

Selain paket WL-OL dan Paket AT-AH, ia mengatakan ada juga beberapa calon lainnya seperti Yohanetha Mesak maupun Apolinario Dasilva yang telah mendaftarkan diri melalui pintu Golkar.

“Seperti Ibu Etha waktu itukan saya sudah sampaikan untuk sosialisasi diri, sama seperti Pak Apoli juga sudah saya sampaikan untuk sosialisasi diri,” ujarnya.

Pemberitahuan untuk melakukan sosialisasi diri, kandidat Cabub maupun Cawabub dikatakannya agar bisa meningkatkan popularitas dari para kandidat sehingga bisa mendapatkan SK dari DPP Golkar.

“Penilaian Golkar melalui survei, sehingga saya sudah sampaikan untuk para kandidat calon harus sosialisasikan diri,” ujarnya.

Survei yang akan dilakukan tambahnya selain dilakukan oleh internal Partai Golkar, bisa juga dilakukan oleh bakal calon sendiri melalui lembaga survei yang telah direkomendasikan oleh Golkar.

“Lebih bagus lagi bakal calon itu punya lembaga survei sendiri, tapi survei sendiri pakai lembaga yang kredibel, ada 10 lembaga survei yang direkomendasi oleh Golkar. Kalau di pakai di luar lembaga survei itu tidak dipakai,” ujar Nahak. (ino/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat