Penyidik Polda NTT Tetapkan 9 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Bawang Merah Malaka, Tiga Langsung Ditahan

0
1445
Penyidik Polda NTT 9 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Bawang Merah Malaka, Tiga Langsung Ditahan
Salah satu tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan benih bawang merah di Kabupaten Malaka sedang menjalani pemeriksaan di Mapolda NTT, Jumat (6/3/2020) foto by Jho Kapitan untuk TIMORDAILY.COM

TIMORDAILY.COM, KUPANG – Kasus dugaan korupsi pengadaan benih bawang merah di Kabupaten Malaka mulai terungkap.

Penyidik tindak pidana korupsi Polda NTT telah menetapkan sembilan orang tersangka kasus tersebut dan tiga di antaranya langsung ditahan pada Jumat (6/3/2020).

Ketiganya ditahan usai menjalani pemeriksaan sekitar lima jam sejak Jumat pukul 08.00 WITA.

Tiga tersangka yang sudah ditahan antara lain, Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan Hortikultura, dan perkebunan Kabupaten Malaka Ir Yustinus Nahak selaku pengguna anggaran (PA) serta dua tersangka dari pihak swasta yakni Severinus Devrikandus Siribein dan Egidius Prima Mapamoda, ST (37).

BACA JUGA : ASN Selingkuh di Kabupaten Alor, 1 Dipecat, 2 Dalam Proses Pengajuan

BACA JUGA : Anaknya Meninggal Saat Diasuh Saudara Suaminya, Paulina Malah Jadi Tersangka dan Ditahan Polisi

BACA JUGA : TERBARU di Kabupaten Alor – Bocah Berusia 10 Tahun Dicabuli Ayah Tiri dan Siswi SMA Disetubuhi Pemuda

Direktur Reserse dan Kriminal Khusus Polda NTT Kombes Pol Herry Tri Maryadi SH.,MH., kepada wartawan mengatakan ketiga tersangka akan ditahan selama 20 hari dan dititipkan di ruang tahanan Polres Kupang Kota.

Stefanus Matutina, SH  yang adalah kuasa hukum tersangka Yustinus Nahak kepada wartawan usai pemeriksaan tersangka di ruang Tindak Pidana Korupsi Mapolda NTT, Jumat (06/03/2020) mengatakan siapa saja yang menjadi tersangka kasus tersebut baru akan diketahui setelah pemeriksaan lanjutan.

”Siapa-siapa yang tersangka itu nanti sesudah rampung semua baru disampaikan karena hari ini baru periksa 2 orang tersangka, Kepala Dinas Pertanian dan kontraktornya, untuk beberapa tersangka yang lain akan diperiksa hari Senin (09/03/2020) sesudah pemeriksaan lanjutan baru publik tau persis siapa di antara nama nama yang tersangka,” ungkapnya.

Stefanus menjelaskan, dirinya bukanlah pengacara Pemda Malaka melainkan diminta oleh salah satu tersangka untuk didampingi.

“Tetapi saya diminta salah satu klien untuk mendampingi dan yang jelas bahwa Polda NTT sudah menetapkan tersangka tetapi ini baru melakukan pemeriksaan 2 orang,” jelasnya.

Kabid Humas Polda NTT, AKBP Johanes Bangun ketika dikonfirmasi via WhatsApp (06/03/2020) terkait pemeriksaan tersangka kasus bawang merah di Kabupaten Malaka belum memberikan tanggapan.

Sementara itu, Penyidik Tipidkor Polda NTT Aipda Noldy R.Ballo, kepada wartawan membenarkan bahwa sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 3 orang tersangka di antaranya Kepala Dinas Pertanian dan kontraktor Bawang Merah, dengan kerugian uang Negara Rp 4,9 M.

“Selain 3 orang tersangka, Senin (09/03/2020) masih ada pemeriksa lanjutan kepada 6 orang tersangka yang hari ini tidak sempat diperiksa,” tandasnya.

Salah satu sumber internal kepolisian menginformasikan kepada media ini bahwa ada 3 orang yang langsung ditahan hari ini dari 9 tersangka yang ditetapkan dalam skandal korupsi bawang merah di Kabupaten Malaka – NTT. (Jho/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply