Penguatan Pendidikan Karakter, Sekolah di Alor Dibagikan Alat Musik Gong

0
28
Penguatan Pendidikan Karakter, Sekolah di Alor Dibagikan Alat Musik Gong
Alat musik tradisional Gong yang dibagikan di sekolah di Kabupaten Alor.

TIMORDAILY,COM, ALOR-Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Alor dibagikan alat peraga kesenian atau alat musik tradisional Gong oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Alor.

Pembagian alat musik tersebut dalam rangka mendukung penguatan karakter, mencintai budaya atau penguatan budaya daerah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Alor, Alberth Ouwpoly, SPd, MSi kepada Timor Daily di Kalabahi, Rabu (20/5/2020) berkaitan dengan pembagian alat musik tradisional Gong dan alat peraga lainnya.

Ouwpoly menjelaskan, pembagian alat musik tersebut merupakan program perluasan akses Pendidikan dari Dinas Pendidikan guna mendukung penguatan kharakter berkaitan dengan mencintai budaya daerah.

BACA JUGA : Diterlantarkan Selama 21 Tahun, Warga Eks Timor Timur Ancam Mengadu ke Mahkamah Internasional

BACA JUGA : Tak Pakai Masker, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Belu Beri Sanksi Push Up

BACA JUGA : Gali Informasi di WAG Pers & Polres Malaka, Wartawan ini Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik dan Diperiksa 4 Jam

Pembagian alat musik tersebut, tegas Ouwpoly, sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Alor dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam rangka penguatan budaya daerah.

Menurut Ouwpoly, kegiatan atau pembagian alat musik tradisional ini diharapkan diberikan kepada semua SD dan SMP di Kabupaten Alor. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 2018.
Alat peraga yang dibagikan selain gong, sebut Ouwpoly, yakni ada juga keeybord dan drumband.

Sementara itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan alat peraga tersebut Umam Kia menjelaskan, untuk tahun 2020 ini pengadaan alat peraga kesenian tradisional Gong dialokasikan untuk 8 SD dan 1 SMP.

BACA JUGA : FMN Cabang Alor Dukung Masyarakat Adat Pubabu Rebut Tanah Ulayatnya

BACA JUGA : Pandemi Covid19-Angka Kehamilan di Belu Capai 696, Tertinggi di Atambua Barat

BACA JUGA : Satu Negatif, Alor Tinggal Satu Swab yang Belum Diperiksa

Sekolah penerima tersebut, yakni SDK. ST. Maria Kalabahi, SD GMIT Tamalabang, SD GMIT Limarahing, SD Negeri Welai, SD Negeri Probur III, SD GMIT Pitumbang, SD GMIT Kokar, SD Inpres Ampera, dan SMP Negeri Awala.

Kia mengungkapkan, setiap sekolah yang dibagikan alat peraga tersebut mendapatkan satu steel atau komponen alat musik tradisional terdiri dari gong ukuran 50 Cm, 45 Cm, 40 Cm, 35 Cm, 30 Cm, 20 Cm, ada juga gong tiup dan tambur waning ina dan anak, serta gayor atau pemukul.

“Bahan gong ini adalah kuningan. Bahannya bagus atau berkualitas. Kita harapkan semua sekolah bisa mendapatkan alat peraga ini. Pengadaan ini merupakan kebijakan terkait komponen awal sesuai dengan arahan pengembangan kurikulum atau peningkatan kompetensi di tingkat daerah,” jelas Kia yang menyebutkan sumber dana pengadaan alat peraga musik kesenian daerah tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan tahun 2020.(osm/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat