Peneliti Singapura Ungkap Virus Corona Berakhir 2021

0
50
Ilustrasi.
Ilustrasi.

TIMORDAILY.COM, SINGAPURA-Pandemi Covid-19 yang telah merebak ke semua negara dan hari ini menjadi musuh bersama. 

Betapa tidak, sebanyak 4,7 juta penduduk dunia telah terpapar Covid-19 dan menelan korban sebanyak 311,932 serta pasien sembuh 1,803,101, menurut data Worldometers, Minggu (17/5/2020) pagi.

Sebuah penelitian dari Universitas Teknologi dan Desain Singapura mengungkapkan virus corona akan berakhir pada 2021 mendatang.

Melansir SINDOnews.com, penelitian berbasis data ini menunjukkan model siklus Covid-19 di negara-negara.

BACA JUGA : Tanpa Alasan, Donald Trump Memecat Deplu Steve Linick

BACA JUGA : Amerika Serikat Sedang Merosot Menjadi Negara Gagal

BACA JUGA : 2,24 Juta Penduduk Dunia Positif Corona, Amerika Kasus Terbanyak

Hasilnya, telah diperkirakan tanggal berakhirnya pandemi ini secara global termasuk AS, Inggris, Italia, Prancis, Spanyol, Jerman, India, dan Turki.

Melansir Al Arabiya, penelitian ini menggunakan model SIR (susceptible-infected-recovered) yang menggambarkan penyebaran penyakit menular dan data kasus Covid-19 pada 7 Mei.

Model SIR menggunakan tiga persamaan diferensial untuk menggambarkan aliran dinamis orang di antara tiga kategori. S untuk jumlah orang yang ‘rentan’ terhadap infeksi, I untuk jumlah orang yang menular, dan R untuk jumlah orang yang dipindahkan (baik pulih atau meninggal) dalam populasi.

Model SIR menggabungkan dua parameter utama, beta dan gamma. Gamma adalah jumlah hari seseorang menular dan merupakan properti virus. Beta adalah jumlah rata-rata orang yang terinfeksi karena bersentuhan dengan orang yang sebelumnya terinfeksi dan terkait tidak hanya dengan pola interaksi orang dalam suatu masyarakat, yang dapat dipengaruhi oleh jarak sosial, tetapi juga sifat proses infeksi dari virus.

Model ini menunjukkan kurva bentuk lonceng di mana ujung paling kiri dari ekor kurva mewakili kasus pertama yang dikonfirmasi dari virus Corona di suatu negara.

BACA JUGA : BLT Baru Tersalur 15 Persen, Jokowi Tegur 3 Menteri

BACA JUGA : Tangkal PHK, Pemerintah Izinkan Warga Berusia di Bawah 45 Tahun Kembali Beraktivitas

BACA JUGA : Jokowi Tetapkan Belu Masuk Kategori Tertinggal Bersama 61 Daerah lainnya di Indonesia

Ujung paling kanan dari ekor kurva mewakili kasus infeksi terakhir yang diprediksi, titik belok atau puncak dalam kurva bentuk lonceng mewakili jumlah kasus tertinggi setelah mana tingkat infeksi mulai melambat. Area di bawah seluruh kurva yang mewakili jumlah total orang yang diperkirakan akan tertular virus.

Penelitian ini memperkirakan bahwa “tanggal akhir” Covid-19 di dunia adalah pada 5 Januari 2021. Penelitian juga meramalkan “tanggal akhir” teoretis untuk pandemi Covid-19 di sejumlah negara.

Berdasarkan penelitian itu, pandemi Covid-19 akan berakhir di Turki pada 11 September, Inggris pada 30 September, Prancis pada 25 Agustus, Jerman pada 20 Agustus, Spanyol pada 15 Agustus, Italia pada 23 Oktober dan Amerika Serikat pada 20 Oktober.

Para peneliti menekankan bahwa prediksi tersebut tidak pasti dan dapat berubah tergantung pada perkembangan dunia nyata, seperti kebijakan pemerintah, protokol pengujian dan perilaku manusia.(SINDONEWS/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat