Penambang Pasir di Alor Tewas Tertimbun Longsor

0
52
Penambang Pasir di Alor Tewas Tertimbun Longsor
Lokasi tewasnya penambang pasir di Alor

TIMORDAILY.COM, ALOR – Seorang penambang pasir, Imelda M (35) yang bermukim di Dusun I, Desa Nurbenlelang, Kecamatan Alor Tengah Utara (ATU), Kabupaten Alor tewas akibat tertimpa longsor.

Korban meninggal dunia saat tengah melakukan penambangan di salah satu lokasi tambang yang ada di desa tersebut.

Kapolres Alor, AKBP. Darmawan Marpaung, SIK melalui Kasatreskrim Polres Alor, IPTU. Yohanis Wila Mira, S.Sos kepada Timor Daily di Kalabahi, Rabu (5/2/2020) menjelaskan, peristiwa duka ini terjadi pada, Sabtu (1/2/2020) sekira pukul 09.00 wita.

BACA JUGA : Festival Dugong di Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur Kembali Digelar Bulan Depan

BACA JUGA : Populasi Hama Ulat Serang Jagung Petani di Kabupaten Alor Menurun

BACA JUGA : Tiga Ruas Jalan di Kelurahan Fatubenao Kota Atambua Segera Dikerjakan

Wila Mira secara kronologis menguraikan, pada hari itu sekira pukul 09.00 wita salah seorang penambang lainnya bernama Syukur Mustakim melakukan kegiatan tambang dilokasi tambang pasir di RW II Desa Nurbenlelang.

Mustakim yang menjadi saksi peristiwa ini, jelas Wila Mira, menuturkan bahwa ketika dirinya tengah menambang baru sekitar 30 menit terjadi hujan lebat yang mengakibatkan longsoran.

Longsoran itu mengakibatkan pasir dan bebatuan jatuh. Kondisi ini membuat Mustakim memutuskan untuk berhenti menambang dan kembali ke rumahnya.

Mustakim ketika jalan pulang ke rumahnya, lanjut Wila Mira, melihat korban masih melakukan kegiatan penambangan.

Saat Mustakim tengah berjalan pulang tiba-tiba mendengar suara gemuruh longsoran dari lokasi korban. Jarak Mustakim dengan lokasi longsor sekitar 30 meter.

Mustakim langsung lari menuju ke lokasi tambang korban, dan mendapatkan sebagian tubuh korban (bagian kepala sampai dada) telah ditimbuni longsoran pasir dan batu.

“Mustakim karena ketakutan langsung lari dan memanggil Dance Peni. Keduanya ke lokasi tersebut dan berusaha mengeluarkan korban dari timbunan longsor. Korban kemudian dibawah ke rumah Son Mabilani, dan selanjutnya dibawah ke Puskesmas Mebung, namun nyawa korban tidak tertolong,” jelas Wila Mira.

Wila Mira menambahkan, kasus ini dari krononologis yang ada, merupakan kasus akibat kecelakaan kerja.(osm/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply