Pasien Corona yang Sembuh di Wuhan Dinyatakan Positif Lagi

2
139
Update Covid-19 di NTT Kamis 26 Maret 2020 - ODP Bertambah Jadi 254 Orang, 221 Karantina Mandiri
Ilustrasi coronavirus

TIMORDAILY.COM, JAKARTA-Usai dinyatakan sembuh,  sebanyak 14 persen pasien virus corona atau covid-19 di China kembali terinfeksi.

Tim medis mengungkapkan, para pasien ini dinyatakan positif yang kedua kalinya.

Dilansir Detik.com, hal ini memicu kekhawatiran adanya second wave karena China tengah menghadapi tingginya kasus imported case virus corona dan pasien tidak bergejala.

Kejadian serupa juga terjadi di Wuhan, episentrum virus corona di China. Sekitar 5-10 persen pasien di Wuhan kembali terinfeksi setelah dinyatakan sembuh.

BACA JUGA : Salip China, Kasus Positif Corona Terbanyak Ada di Amerika

BACA JUGA : Anggota DPR dari PDI Perjuangan Jadi PDP dan Meninggal Dunia Usai Bagikan Masker

BACA JUGA : Cegah DBD dan Covid-19, Komunitas Kitapun Lakukan Bakti Kemanusiaan di Desa Jenilu Perbatasan RI-RDTL

Dokter di salah satu rumah sakit di Wuhan menemukan lima dari 147 pasien yang sembuh, kembali positif setelah pemulihan.

Dalam studi yang dilakukan oleh petugas medis di Wuhan, pasien pulih yang kembali dinyatakan positif kebanyakan tidak menunjukkan gejala.

Saat ini para ahli medis telah mengajukan beberapa cara untuk mendeteksi jejak virus pada pasien pulih, salah satunya menggunakan tes asam nukleat.

“Mungkin saja pasien yang pulih dinyatakan negatif karena hasil yang salah. Keakuratan uji asam nukleat adalah 30-50 persen,” kata direktur Rumah Sakit Tongji, Wang Wei, dikutip Daily Mail dari media lokal CCTV.

Dokter mengatakan sangat penting untuk memonitor pasien yang pulih dan mengkarantina mereka selama dua minggu bahkan setelah pulang dari rumah sakit.(Detik/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat