Pandemi Covid19 – Delapan Orang yang Masuk Alor Melalui Lembata Dinyatakan Sehat

2
139
Pandemi Covid19 - Delapan Orang yang Masuk Alor Melalui Lembata Dinyatakan Sehat
Asisten I Setda Alor, Fredy Lahal, SH yang juga menjadi juru bicara Satuan Tugas Pencegahan virus corona di Kabupaten Alor

TIMORDAILY.COM, ALOR – Delapan warga asal Kabupaten Alor yang pulang merantau melalui Kabupaten Lembata telah diperiksa kesehatannya dan dinyatakan sehat.

Delapan orang warga tersebut sebelumnya datang dari beberapa wilayah terpapar virus corona (covid-19) seperti Malasya, Nunukan, dan Makasar.

Hal ini disampaikan Asisten I Setda Alor, Fredy Isak Lahal, SH yang menjabat sebagai Juru Bicara Pencegahan Virus Corona di Kabupaten Alor kepada Wartawan di Posko Pencegahan Virus Corona di Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, Jumat (27/3/2020).

BACA JUGA : Stefanus Matutina Dinilai Melanggar Kode Etik Advokat Tentang Larangan Benturan Kepentingan

BACA JUGA : Seorang Pemuda di Alor Hamili 5 Wanita, Empatnya di Bawah Umur

BACA JUGA : Polres Alor “Ciduk” Pelaku Penipuan Pembangunan Gereja di Alor dan Flores

Lahal menjelaskan, ke-8 warga Kabupaten Alor yang baru pulang dari rantauan ini meski berasal dari daerah terpapar, namun mereka tidak dikategorikan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Pasalnya, tandas Lahal, semua mereka dalam keadaan sehat ketika diperiksa kesehatan secara keseluruhan di Puskesmas Kabir. Ke-8 warga tersebut hanya diminta untuk observasi mandiri di rumah.

Lahal minta kepada masyarakat agar jangan panik dengan informasi kedatangan warga dengan perahu dari Lembata tersebut. Sebab hasil cek kesehatan mereka dalam keadaan baik.

“Jadi begini mereka ini pelaku perjalanan dari daerah terjangkit atau dengan kapal dari Makasar turun di Lembata. Kemudian dengan perahu menuju Kabir. Di Kabir mereka diperiksa kesehatannya,” jelas mantan Camat Teluk Mutiara ini.

Lahal melanjutkan, ke-8 warga tersebut saat ini sudah dipulangkan kerumahnya masing-masing, tetapi mereka tetap mendapat pemantauan dari pihak medis dari Puskesmas terdekat. Meski demikian mereka tidak dikategorikan sebagai ODP.

“Delapan warga ini, 1 orangnya dari Malasya, 3 orang dari Makasar, dan 4 orangnya dari Nunukan,” Lahal merincikan, sambil menegaskan untuk Kabupaten Alor sampai saat ini aman dari Corona. Satu sebelumnya di Rumah Sakit yang dirawat sebelumnya telah membaik.

Sementara itu terkait upaya pencegahan di Kabupaten Alor, Lahal mengungkapkan, Satuan Tugas terus melaksanakan sosialisasi pencegahan dan melakukan aksi nyata penyemprotan insektan dan pembagian brosur.

Lahal menambahkan, sehari sebelumnya juga Polres Alor, TNI dan tokoh Agama di Kabupaten Alor mendatangi sejumlah tempat umum di Kabupaten Alor untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat. (osm/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat