Pandemi Covid19-Angka Kehamilan di Belu Capai 696, Tertinggi di Atambua Barat

0
71
Pandemi Covid-19-Angka Kehamilan di Belu Capai 696, Tertinggi di Atambua Barat
Kepala Dinas KB Kabupaten Belu, Egidius Nurak saat berada di ruang kerjanya, Senin (18/5/2028).Foto: Nandito Fatin/TIMORDAILY.COM

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA-Angka kehamilan di Kabupaten Belu, Perbatasan RI-RDTL di tengah pandemi Covid-19 melonjak hingga 696.

Diketahui, data angka kehamilan tertinggi di Kecamatan Atambua Barat dengan total 72.

“Dari data yang kita miliki, jumlah angka kehamilan di Kabupaten Belu per bulan Maret sampai April itu sekitar angka 696 kehamilan,” ujar Kepala Dinas KB Kabupaten Belu, Egidius Nurak kepada TimorDaily.com saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/5/2020) siang.

Dikatakan Egidius, dari 12 kecamatan di Kabupaten Belu, laporan terbanyak dari Kecamatan Atambua Barat.

BACA JUGA : Kasat Pol PP Belu Bantah Tak Pernah Menyuruh Pedagang Berjualan di Tengah Jalan

BACA JUGA : FMN Cabang Kupang Mengecam Tindakan Penggusuran Pemprov NTT Terhadap Masyarakat Adat Pubabu

BACA JUGA : Tengkulak Beroperasi, Harga Komoditi Petani di Pasar Baiona Flores Timur Mencekik

Egidius juga menghimbau kepada kepada masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan demi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Bahkan, dia berharap pasangan yang berkeluarga untuk menunda kehamilan.

“Dalam situasi seperti ini, kalau boleh bagi para pasangan suami-istri yang ingin mempunyai anak, agar dapat menunda kehamilan sampai pandemi Covid-19 ini berlalu dan ini bukan paksaan, tapi kira berharap begitu,” tuturnya.

Egidius menjelaskan, penundaan kehamilan dengan menggunakan alat kontrasepsi, mengikuti program KB (keluarga berencana) agar mengatur jarak kehamilan.

Dia juga meminta kepada para ibu hamil ketika melakukan pemeriksaan ke puskesmas terdekat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Pasalnya virus ini menyebar ke siapa saja dan sangat berbahaya.(ito/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat