Pandemi Covid-19, Polres Alor Buka Pengaduan Penyaluran Bantuan Sosial

0
22
Pandemi Covid-19, Polres Alor Buka Pengaduan Penyaluran Bantuan Sosial
Kapolres Alor Dermawan Marpaung, SIK, MSi dalam kegiatan pencegahan Covid-19 di salah satu pasar di Kalabahi.

TIMORDAILY.COM, ALOR-Kepolisian Resort (Polres) Alor membuka atau siap menerima pengaduan masyarakat berkaitan dengan penyaluran bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19.

Masyarakat jika mengetahui ada penyelewengan dalam penyaluran bantuan langsung menyampaikan laporan kepada aparat polisi terdekat.

Kapolres Alor, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dermawan Marpaung, SIK, MSi kepada Wartawan di Mapolres Alor, Rabu (20/5/2020) mengatakan, instruksi Pemerintah Pusat sangat jelas untuk Kepolisian melakukan pengawasan terhadap penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang terkenah dampak pandemi Covid-19 ini.

BACA JUGA : Pemuda Flores Timur Minta Masyarakat Kawal Penyaluran Dana BLT

BACA JUGA : Update Covid-19 Kabupaten Belu, 23 OTG Tersebar di 4 Kecamatan

BACA JUGA : Sambangi Gubuk Reot Nenek Yuliana, Bupati Belu Willy Lay Janji Akan Bedah Rumah

Menurut Kapolres Marpaung, sejumlah langkah telah diambilnya, yaitu selain melakukan koordinasi dengan lembaga teknis untuk mendapatkan data masyarakat sasaran penerima, juga melakukan himbauan kepada masyarakat tentang pengaduan apabila ditemukan hal yang tidak beres dalam kegiatan penyaluran yang dilakukan.

Untuk koordinasi data, ungkap Kapolres Marpaung, Polisi telah minta ke Dinas Sosial untuk sinkronkan data, namun Dinas Sosial belum melayani datanya.

Padahal, kata Kapolres Marpaung, data yang diminta tersebut sangat penting untuk membantu dalam mensinkronkan data. Pasalnya hasil penyisiran data yang dilakukan ditemukan sejumlah orang sasaran penerima yang perlu dilihat kembali, seperti ada nama orang yang sudah meninggal dunia, ada pendobelan nama, dan ada keluarga yang memang lima tahun lalu tercatat sebagai keluarga tidak mampu tetapi saat ini sudah keluar dari kategori tersebut.

Oleh karena itu, Kapolres Marpaung menegaskan, pihaknya menggunakan cara prosedural dengan membuat surat resmi permintaan kepada Dinas Sosial.

Selain Dinas Sosial, lanjut Kapolres Marpaung, juga data diminta dari Bank BRI Kalabahi terkait penyaluran bantuan sosial yang diurus oleh Bank. Pihak Bank menyambut baik permintaan ini.

BACA JUGA : Penguatan Pendidikan Karakter, Sekolah di Alor Dibagikan Alat Musik Gong

BACA JUGA : Tak Pakai Masker, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Belu Beri Sanksi Push Up

BACA JUGA : FMN Cabang Alor Dukung Masyarakat Adat Pubabu Rebut Tanah Ulayatnya

Sementara untuk himbauan pengaduan, jelas Kapolres Marpaung, untuk di Kota Kalabahi pihaknya mengumumkan melalui sejumlah spanduk yang ditempel di pasar-pasar dan juga tempat strategis ketamaian lainnya. Sedangkan untuk himbauan di kecamatan-kecamatan melalui Polsek-Polsek masing-masing.

“Ada nomor kontaknya langsung hubungi saja, ada petugas yang melayani. Tetapi bisa juga langsung mendatangi Kantor Polisi untuk melakukan pengaduan,” tandas Kapolres Marpaung.

Kapolres Marpaung melanjutkan, dirinya telah membentuk tim dari Unit Tipikor Reskrim untuk mengawasi sekaligus menindaklanjuti jika ada pengaduan yang masuk.

“Sampai saat ini belum ada pengaduan. Tetapi kita pastikan jika ada maka ditindaklanjuti. Siapapun dia tidak boleh main-main dengan bantuan sosial tersebut. Masyarakat sasaran harus menerimanya sebagai hak mereka. Apabila bantuan yang ada salah sasaran laporkan kepada kami,” tandas Kapolres Marpaung.(osm/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat