Organisasi Pemuda Katolik Komcab Belu Perbatasan RI-RDTL Gelar Rekonsiliasi

0
65

TIMORDAILY.COM,ATAMBUA – Organisasi Pemuda Katolik ( PK ) komisatiat cabang Belu, NTT wilayah perbatasan RI-RDTL menggelar rekonsiliasi antara sesama pengurus yang difasilitasi oleh Ketua Komisi Kerasulan dan Awam Keuskupan Atambua, Anton Te Sera bertempat di Pastoran Gereja Katederal Atambua, Sabtu (15/2/2020) sore.

Hadir dalam pertemuan sesama Kader PK tersebut, Rm. Maksi Alo Bria sebagai moderator, Johni R.mali selaku penasehat, Pius Seran selaku Ketua Demisioner bersama pengurus lama, juga hadir Ketua Formatur PK Komcab Belu saudara Oktovianus Fatin beserta Anggota PK lainnya.

Johni R. Mali selaku penasehat Pemuda Katolik Komcab Belu yang ditemui TimorDaily.com usai kegiatan mengatakan bahwa, pihaknya sebagai penasehat dan juga sebagai mantan ketua PK Belu mengucapkan terimakasih pada ketua kerawam yang sudah memfasilitasi pertemuan ini.

“Sebagai penasehat dan juga sebagai mantan Ketua PK Belu saya mengucapkan limpah terimakasih pada pak Anton Te sera sebagai ketua kerasulan dan awam (Kerawam) Keuskupan Atambua yang sudah memfasilitasi pertemuan yang baik ini, karena hari ini merupakan momentum kebangkitan PK sebagai organisasi kader,” ujar dia.

“Memang organisasi itu, soal dinamika sedikit tidak ada masalah lah, yang penting sesama kader PK harus selalu menjunjung tinggi spirit perjuangan sehingga, jalannya tetap baik,” sambung dia.

Bagi pengurus yang lama, Pak Pius Seran kami mengucapkan limpah terimakasih dan apresiasi atas dedikasi yang luar biasa ini dan Kepada pengurus yang baru Adik Oktofianus Fatin, silahkan dikonsolidasikan organisasi ini dengan baik.

“Giatkan kegiatan Gerejani dan kemasyarakatan, terlebih ikut menghasilkan kader Katolik yang baik,” ujar Kadis P & k Belu itu.

Menurut Mali, PK dalam sejarahnya di Belu cukup eksis di NTT karena banyak melakukan kegiatan, baik mapenta, kegiatan gereja juga seminar-seminar pendidikan politik (kemasyarakatan).

“Kebangkitan organisasi kader ini, sangat baik, karena tanpa organisasi kader, akan cukup sulit,” kata Mali.

Sementara itu, Rm. Maksi Alo Bria Pr, selaku moderator PK mengajak semua marilah dengan kasih sesama kader untuk saling merangkul sehingga organisasi ini kedepan dapat eksis kembali.

“Sesama kader Pemuda Katolik, marilah saling merangkul dengan iman dan kasih, juga selaras dengan spirit organisi Pro Ecclesia Et Patria (untuk gereja dan tanah air),” pinta Rm. Maksi.

Pertemuan berjalan dengan suasana persaudaraan yang diawali dan diakhiri dengan doa.
(ito/TIMORDAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Yan Bau

Leave a Reply