Oknum Pegawai Imigrasi Atambua Bersikap Arogan Saat Wartawan Meliput di RSUD

0
179
Sejumlah awak media yang hendak meliput di RSUD Atambua, Minggu (15/3/2020) malam. Foto : Istimewa.

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA -Oknum Pegawai Imigrasi kelas II TPI Atambua berinisial A bersikap arogan terhadap sejumlah awak media yang hendak meliput di RSUD Mrg.Gabriel Manek, SVD terkait salah satu pegawai imigrasi yang sedang sakit di RSUD Atambua, Minggu (15/3/2020) malam sekitar pukul 21.30 Wita.

Informasi yang dihimpun Timor Daily, beberapa wartawan hendak meliput situasi terkini terkait pegawai imigrasi yang sedang sakit. Namun, diketahui seorang pegawai berinisial A langsung menegur sejumlah awak media.

“Mas kalau berita hoaks tersebar saya tanda siapa-siapa,” ujar Evan salah satu media mengutip ucapan oknum seperti dalam rekaman, Senin (16/3/2020) pagi.

Lanjut Evan, oknum tersebut mengatakan akan memproses jika hoaks disebarkan. Dirinya pun langsung jawab, “Sudah mau lapor, lapor saja,” ungkap dia.

Harusnya jelas Ketua Pena Batas RI-RDTL, oknum Pegawai Imigrasi itu bisa datangi awak media dan menyampaikan secara baik-baik tanpa harus besikap arogan dan berteriak di sekitar RSUD tersebut.

BACA JUGA : Polres Belu Segera Limpahkan Sejumlah Kasus Korupsi di Malaka Kepada Polres Malaka

BACA JUGA : Stok Masker dan Hand Sanitizer di Kabupaten Belu Mulai Langka

BACA JUGA : UNBK SMP Dan MTs di Alor Diikuti 16 Sekolah

Terkait hal itu, Mariano Parada wartawan media online lokal menyayangkan sikap arogan oknum Pegawai Imigrasi yang terkesan mengintervensi awak media saat melakukan tugas peliputan di RS Atambua.

“Alangkah eloknya, dia oknum Petugas Imigrasi datang menyampaikan secara baik-baik,” ujar Parada.

Koordinator Divisi Peliputan Pena Batas RI-RDTL itu menegaskan, media hadir di Rumah Sakit Atambua untuk lakukan peliputan berdasarkan informasi yang diperolah dan media tidak sebarkan berita hoaks seperti yang diinfokan.

Menyikapi itu, Kepala Imigrasi Kelas II TPI Atambua, K. A Halim yang dikonfirmasi media, menyampaikan permohonan maaf kepada para wartawan atas sikap stafnya yang tidak menyenangkan.

BACA JUGA : ITAKANRAI Kupang Desak Polda NTT Periksa Anggota Banggar 2018 dan Bupati Malaka

BACA JUGA : Kecelakaan Mobil di Maemina Nyaris Menelan Korban, Masyarakat Kesal Terhadap Kinerja Desa

BACA JUGA : Viral Pegawai Imigrasi Atambua Diduga Terpapar Corona, Ini Klarifikasi Resmi

“Maklum staf saya anak muda belum banyak pengalaman dalam bergaul dengan teman-teman pers. Mungkin beliau di lapangan emosional, arogan, marah-marah, dan hal-hal lain.,” jelas Halim.

Ia meminta kepada wartawan untuk melihat dirinya yang terus membangun hubungan baik dengan teman-teman pers di Kabupaten Belu. Tak hanya itu, Halim juga menghimbau untuk masyarakat terkait berita yang berkembang di media sosial perlu dicerna dan jangan langsung percaya.

“Kepada warga sehubungan berita liar yang berkembang adanya seorang staf Kanim Atambua yang suspect virus corona covid-19 bahwa dalam mendengar, melihat berita yang belum jelas atau masih samar-samar maka janganlah langsung percaya kepada berita sejenis itu dan jangan pula langsung menyebarkannya. Sehingga masyarakat menjadi resah, tidak tenang, resah dan sebagainya ternyata berita tersebut adalah hoaks,” tutup Halim.(ito/TIMORDAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply