Masyarakat Desa Tialai Kabupaten Belu Mengadu ke DPRD Gegara Diberhentikan dari Perangkat Desa

0
81
Masyarakat Desa Tialai Kabupaten Belu Mengadu ke DPRD Gegara Diberhentikan dari Perangkat Desa
Warga Desa Tialai berada di Kantor DPRD Belu mengadukan pemberhentikan dari perangkat desa oleh Kades Tialai, Rabu (5/2/2020), Foto by Nanti Fatin/TIMORDAILY.COM

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA – Sejumlah warga Desa Tialai, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu mendatangi Kantor DPRD Belu, Rabu (5/2/2020).

Kedatangan mereka untuk mengadukan kepala desa setempat, Yoseph Luan karena telah memberhentikan mereka dari jabatan sebagai perangkat desa.

Pengaduan yang diterima secara langsung oleh Ketua Komisi I Dprd Belu, Benediktus Manek dan beberapa anggota komisi 1 lainya.

Selanjutnya disepakati untuk pertemuan lagi pada Kamis (6/2/2020) dengan agenda menghadirkan Kepala Desa Tialai, Camat Tasifeto Timur dan bagian pemdes Kabupaten Belu dalam RDP bersama guna mengklarifikasi masakah ini.

BACA JUGA : Kadis PUPR Belu Minta PDAM Hentikan Pengrusakan Trotoar Pada Ruas Jalan Dalam Kota Atambua

BACA JUGA : Festival Dugong di Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur Kembali Digelar Bulan Depan

BACA JUGA : Pena Batas Kecam Kekerasan Pejabat ASN Malaka Terhadap Wartawan RRI

Warga Desa Tialai

Yohanes Misa, salah seorang aparat desa Tialai yang diberhentikan, kepada TimorDaily.com setelah mengadukan masalah itu pada DPRD Belu komisi I, mengatakan bahwa, pihaknya hari ini bersama dengan aparat desa lainya yang telah diberhentikan, memberanikan diri untuk melaporkan dengan harapan dapat diakomodir kembali untuk bekerja.

“Kami hari ini bersama dengan perangkat desa lainya yang sudah diberhentikan datang bertemu DPRD supaya bisa bantu kami terhadap masalah ini. Ada 4 aparat desa yang di berhentika dan juga 3 kepala dusun,” ungkapnya.

Mereka mempertanyakan kesalahan yang telah mereka lakukan sehingga kepala desa memberhentikan mereka.

“Sebenarnya kami ini salah apa, sampai harus diberhentikan begini karena kami ini bekerja sudah dari awal desa persiapan Tialai (tahun 2013) dari sukarela saja. Kami berharap bisa masuk kembali,” pintanya. (ito/TIMORDAILY/TIMORDAILY.COM)

Laporan Wartawan : Oktofianus Fatin.

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply