Mantan Presiden Sudan Divonis Dua Tahun Tahanan Karena Korupsi

0
124
Presiden Sudan Omar Hassan al-Bashir. Foto: Reuters/Mohamed Nureldin

TIMORDAILY.COM, KHARTOUM-Pengadilan Sudan telah membacakan vonis pada mantan Presiden Omar al-Bashir, dalam kasus korupsi dan kepemilikan ilegal mata uang asing.

Melansir SINDOnews.com, Bashir divonis tahanan dua tahun di fasilitas perubahan dan bukannya di penjara seperti narapidana umumnya.

Hakim menyatakan, “Bashir dikirim ke fasilitas perubahan, bukannya penjara, karena mengingat usianya.”

Baca juga : Unik! Pria Muslim di Malang Bernama Slamet Hari Natal

Sebelumnya, Bashir digulingkan dari kekuasaan pada April atas desakan masa yang menentang tiga dekade pemerintahannya. Bashir yang telah berumur 75 tahun itu dianggap oleh hakim layak ditahan di fasilitas khusus dan bukan di penjara untuk narapidana biasa.

Baca juga : Pilkades Serentak 2019 di Belu – Puluhan Warga Desa Leowalu Ikut Pantau Sidang PTUN Kupang

Baca juga : Jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, Harga Telur di Belu Melonjak Tinggi, Harga Daging Stabil

Hakim juga memerintahkan penyitaan uang tunai jutaan euro dan pound Sudan di kediaman Bashir saat dia digulingkan.

Pengadilan Internasional (ICC) juga mengeluarkan surat perintah penahanan Bashir pada 2009 dan 2010 atas dakwaan kejahatan perang, kejahatan kemanusiaan dan genosida di wilayah Darfur, Sudan.

Berpakaian jubah putih dan turban tradisional, Bashir melihat dengan diam dari dalam kerangkeng besi untuk terdakwa saat hakim membacakan vonis pada Sabtu (14/12/2019).

Baca juga :Wakil Bupati Ini Lantik Dua Istrinya Jadi Kepala Desa

Beberapa kasus hukum lainnya juga diluncurkan di Sudan terhadap Bashir. Pada Mei, dia didakwa menghasut dan terlibat pembunuhan para demonstran.

Pekan ini, dia dipanggil untuk diperiksa terkait perannya dalam kudeta militer 1989 yang membuatnya berkuasa.(SINDOnews.com/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti  Arakat

Leave a Reply