Mahasiswa Asal Belu di Kota Kupang Jadi Mekanik Bengkel, Begini Ceritanya

0
192

TIMORDAILY.COM, KUPANG-Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Belu di Kota Kupang menjadi mekanik bengkel.

Sebagai pelajar yang sedang mengenyam pendidikan di Kota Karang, sekelompok mahasiswa asal Belu ini harus meluangkan waktu untuk mengembangkan profesi yang sedang digeluti.

Frengkidius Ikun yang juga sebagai kepala mekanik kepada media ini,  Jumat (20/3/2020) menceritakan kisahnya di ibu kota provinsi NTT, berawal dari seorang kondektur.

Memilih menjadi mekanik, kata Frengkidius, untuk melanjutkan profesi yang telah lama ia kembangkan.

BACA JUGA : Ratusan Mahasiswa Undana Kupang “Serbu” 21 Desa di Kabupaten Belu Perbatasan RI-RDTL

BACA JUGA : Mahasiswa Asal Pulau Timor di Yogyakarta Jadi Petugas Parkir, Begini Kisahnya

BACA JUGA : Persiapan Musta Organisasi, Para Mahasiswa Asal Kefamenanu di Yogyakarta Jadi Petugas Parkir

“Sekian lama saya di Kupang, kerja awal saya sebagai seorang konjak (kondektur.red). Dua tahun kemudian, saya bergabung menjadi seorang mekanik, dengan alasan untuk melanjukan provesi saya, hingga kini menunggu hari H wisuda,” ujar pemuda yang sering disapa Empos.

Dikatakannya,  sebagai mekanik, penghasilan setiap hari mencapai Rp 200.000. Uang didapat lanjut dia, untuk membiayai kehidupan sehari-hari di Kota Kupang.

“Uang itu untuk beli makan dan lauk setiap hari, ” ujar pemuda Raimanuk ini.

BACA JUGA : Mahasiswi Asal Sumba Timur di Yogyakarta Memilih Bekerja Demi Biayai Hidup

BACA JUGA : Mahasiswa NTT dan Maluku Bangun Forum Diskusi di Kota Yogyakarta

BACA JUGA : Mahasiswa Asal Kefamenanu di Yogyakarta Mengaku Tak Malu Bekerja di Kurir Malam Demi Biayai Hidup

Senada disampaikan Riki Mauk mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana. Kata Riki,  mekanik sebagai sebuah pekerjaan, selain ini ia juga ingin mencari pengalaman sebelum menyelesaikan kuliah di Kota Kupang.

“Pekerjaan ini juga guna menguntungkan kita dalam bepengalaman,” ungkap Riki.

Pantauan media ini,  para mahasiswa asal Belu ini bekerja pada sore hari, sekitar pukul 15.00 Wita hingga malam.(veg/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply