Kuasa Hukum Sebut Ketua DPRD Belu dan Mantan Isteri Berdamai, Polisi Bilang Masih Penyelidikan

0
42
Kuasa Hukum Sebut Ketua DPRD Belu dan Mantan Isteri Berdamai, Polisi Bilang Masih Penyelidikan
Ilustrasi berdamai

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA – Kasus pengrusakan rumah  yang diduga dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Belu Jeremias Manek Seran Junior terhadap rumah mantan istrinya Meliana Wati Lopes berujung pada kesepakatan damai kedua bela pihak.

Ferdinandus Bae, Kuasa Hukum dari Meliana Waty Lopez kepada TIMORDAILY.COM, Jumat (22/5/2020) mengatakan, kliennya telah memutuskan untuk tidak memperpanjang lagi urusan Hukum dengan mantan suaminya Jeremias Manek Junior yang merupakan Ketua DPRD Kabupaten Belu ini.

“Klien kami telah memutuskan dengan penuh kesadaran untuk tidak lagi memperpanjang urusan hukum dengan Pak Manek serta keluarga besar,” kata Pengacara yang akrab disapa Ferdi Bae ini.

BACA JUGA : Diduga Lempar Rumah Mantan Istri, Ketua DPRD Belu Dipolisikan

BACA JUGA : Istri Ketua DPRD Belu Mengaku Ajukan Perlawanan Gugatan Cerai Sang Suami Demi Alasan ini

BACA JUGA : Ketua DPRD Belu Menangkan Gugatan Cerai, Wati Lopes Ajukan Perlawanan

Kuasa Hukum Sebut Ketua DPRD Belu dan Mantan Isteri Berdamai, Polisi Bilang Masih Penyelidikan
Ferdinan Bae, Kuasa Hukum Wati Lopes

Tindakan tersebut, jelasnya, dilakukan berdasarkan pertimbangan psikis dari kedua buah hati hasil perkawainan antara kliennya Waty Lopez dan mantan suaminya Jeremias Manek Junior.

“Beberapa pertimbangan penting antara lain yakni beliau tidak ingin agar anak-anak hasil perkawinan dari kedua pihak terluka semakin dalam,” jelas Ferdi Bae.

Untuk tidak memperpanjang persoalan terkait laporan yang sudah dibuat di kepolisian dikatakannya kedua belah pihak telah membuat surat pernyataan damai dengan dihadiri oleh beberapa orang saksi.

“Semua pihak sudah saling memaafkan dan mereka sepakat untuk secara bersama menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap keluarga besar yang sempat terganggu atas semua persoalan yang telah terjadi serta permohonan maaf juga disampaikan kepada segenap masyarakat Belu pada umumnya apabila persoalan kedua belah pihak ini telah menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat,” kata Ferdi Bae.

Kapolres Belu melalui Kasat Reskrim, AKP Sepuh A. Siregar yang dikonfirmasi sebelumnya pada Selasa (19/5/2020) mengatakan pihaknya belum akan menyampaikan siapa yang menjadi pelaku pengrusakan rumah milik Wati Lopes tersebut.

“Sampai saat ini saya belum akan menyampaikan ini dilakukan oleh siapa. Selama belum netapin (tetapkan tersangka, red) saya belum bisa sampaikan siapa pelakunya. Yang jelas ada laporan pengrusakan kaca rumah, otomatis kita proses sesuai ketentuan ya,” ujarnya melalui layanan whatsapp messenger (WA).

Menurut AKP Siregar, kasus tersebut masih berstatus penyelidikan dan pihaknya juga belum meminta klarifikasi dari Ketua  DPRD Belu, Jeremias Manek Junior selaku terlapor.

“Semua pihak belum kita klarifikasi karena Pak Ketua DPRD saat ini mengaku sedang sakit. Nanti hasil penyelidikan lengkap baru kita bisa menentukan lengkah lebih lanjut,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakannya Ketua DPRD Kabupaten Belu, Jeremias Manek Seran Junior dilaporkan ke polisi oleh mantan istrinya, Wati Lopes dengan dugaan pelemparan rumah, Jumat (15/5/2020) malam.

Ferdinandus Bae selaku pengacara Wati Lopes yang hubungi TimorDaily.com, Jumat (15/5/2020) mengatakan pihaknya sedang berada di Polres Belu untuk membuat laporan dengan dugaan pelemparan rumah oleh Jeremias Manek Seran Junior.

“Sekarang kami lagi di Polres Belu sementara buat laporan polisi dugaan pelemparan rumah yang dilakukan Manek Junior,” kata Ferdinandus Bae, Pengacara Waty Lopes saat dihubungi media ini, Jumat (15/05/2020) malam.

Menurutnya, kejadian pelemparan rumah yang diduga dilakukan Manek Junior terhadap kliennya Waty Lopes terjadi  sekitar pukul 05.30 WITA saat listrik sudah menyala.

“Cerita klien kami, tadi dia datang ke rumah klien kami, tapi tidak tahu karena alasan apa sampai dia lempar rumah klien kami,” tandasnya.

Atas kejadian ini, kata dia saat ini kliennya sementara membuat laporan polisi.

“Sampai saat ini kami dampingi klien kami sementara diperiksa,” tuturnya.(ino/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat