Katerina Sakellaropoulou, Kaum Wanita Pertama yang Terpilih Jadi Presiden Yunani

0
107
Katerina Sakellaropoulou, kaum wanita pertama yang terpilih melalui parlemen sebagai Presiden Yunani. Dok Istimewa

TIMORDAILY.COM, YUNANI-Tercatat dalam sejarah, sosok perempuan yang bernama Katerina Sakellaropoulou sebagai kaum wanita pertama yang terpilih sebagai Presiden Yunani.

Dilansir Reuters, wanita berusia 67 tahun ini baru saja dinobatkan sebagai wanita pertama yang mengisi jabatan Presiden Yunani setelah memenangkan pemilihan di parlemen pada Rabu (22/1/2020).

Saat ini, Sakellaropulou menjabat Ketua Dewan Negara (Mahkamah Administratif Tertinggi Yunani). Ia akan menggantiklan Presiden Prokopis Pavlopoulos pada bulan Maret mendatang.

Baca juga : 50 RUU Prioritas 2020 Disahkan DPR Termasuk Omnibus Law

Diketahui, Sakellaropoulou mendapat dukungan dari 261 dari 300 anggota parlemen. Menariknya, Politikus Partai Konservatif itu mengantongi dukungan anggota parlemen dari pihak oposisi, seperti partai sayap kiri, Syriza, yang kalah dalam pemilihan umum Juli 2019 lalu.

Baca juga : Indonesia Kembali Hadir Dalam Pameran Tessalonika Internasional Fair di Athena

Baca juga : Demi Puaskan Hasrat, Pria di Trenggalek Perkosa Dua Putri Kandungnya

Baca juga : Kades Rafae Terpilih Tak Dilantik, Anggota DPRD Belu Sebut Ada Permainan “Orang Besar” 

Tercatat dalam sejarah politik Yunani, Sakellaropoulou juga merupakan wanita pertama yang menjabat Ketua Dewan Negara setelah didukung partai sayap kiri pada masa itu.

Selama ini, Sakellaropoulou dikenal aktif di media sosial dan telah menulis berbagai jurnal mengenai perlindungan lingkungan. Ia juga memimpin lembaga masyarakat dalam bidang hukum lingkungan.

Beberapa tahun silam, kegagalan parlemen dalam memilih Presiden Yunani berujung pada pemilihan umum yang berantakan.

Baca juga : Kepala BP4D Belu ke Belanda Pakai Dana Dinas Perdagin Bisa Jadi Pelanggaran dan Penggelapan

Baca juga : Ghana dan Filipina Tertarik Beli Alutsista Buatan Indonesia

Berkat  perjuangan reformasi, proses pemilihan presiden di parlemen dilakukan hingga lima putaran dengan ambang batas perolehan, mulai dari 200 suara hingga menjadi suara terbanyak dari anggota parlemen yang hadir.(Kumparan.com/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply