Kapal Diduga Muat WNA Berada di Laut Alor Terus ke Australia

1
131
Kapal di Perairan Laut Alor.

TIMORDAILY,COM, ALOR-Ditengah upaya pencegahan virus corona dengan ramainya diskusi pro-kontra terkait lockdown (penguncian wilayah), tiba-tiba masyarakat Kabupaten Alor dibuat panik dengan kehadiran sebuah Kapal pesiar yang diduga muat atau membawa Warga Negara Asing (WNA) yang masuk di perairan daerah tersebut.

Kehadiran kapal Yacht yang sempat lego jangkar di Wilayah laut pesisir Kecamatan Alor Tengah Utara (ATU), pada Sabtu (28/3/2020) tersebut mendapat kecaman dari sebagian masyarakat.

Asisten I Setda Alor, Fredy Lahal, SH yang menjabat sebagai Juru Bicara Tim Satuan Tugas Pencegahan Covid 19 (virus corona) di Kabupaten Alor sejak kemarin , Sabtu (28/3/2020) yang dihubungi Wartawan untuk mendapat keterangan tentang kapal ini belum merespon telepon Wartawan.

BACA JUGA : Covid-19 di Timor Leste – Pemerintah Berlakukan Keadaan Darurat Nasional, 4 WNI Dikarantina di Hotel Audian

BACA JUGA : Program Dana Desa Senilai Rp 564 Juta di Desa Barada Malaka Mangkrak, Warga Bakal Adukan Kades ke Polda

BACA JUGA : Cegah Covid-19, Singapura Bakal Penjarakan Warga yang Langgar Aturan Jaga Jarak

Namun informasi yang dikumpulkan Wartawan dari Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT wilayah Kabupaten Alor, Saleh Goro membenarkan ada sebuah kapal Yacht sekitar 12 GT masuk di Perairan Kabupaten Alor, pada Sabtu (28/3/2020).

Menurut Goro, di atas kapal tersebut hanya membawa dua orang saja yang ciri-cirinya adalah Warga Negara Asing (WNA).

Kapal ini, jelas Goro, setelah dicari tahu ternyata ia dalam perjalanan dari Maumere mau menuju ke Australia namun melintasi perairan laut Kabupaten Alor.

“Inikan sudah ada instruksi Pemerintah dan ini adalah aturan Jadi ketika berada diperairan Alor, kita halau saja agar bisa keluar dari perairan ini. Namun ketika itu dikomunikasikan mereka tengah menunggu kiriman surat perjalanan pulang mereka,” tandas Goro.

BACA JUGA : Salip China, Kasus Positif Corona Terbanyak Ada di Amerika

BACA JUGA : Pandemi Covid19 – Delapan Orang yang Masuk Alor Melalui Lembata Dinyatakan Sehat

BACA JUGA : Pasien Corona yang Sembuh di Wuhan Dinyatakan Positif Lagi

Goro menandaskan, tindakan yang dilakukan oleh pihaknya sesuai dengan kewenangan yang ada.
“Saya dengar dari KPLP (Syahbandar) Kalabahi mau ke lokasi untuk pemeriksaan disana,” ungkap Goro.

Terkait dengan hal ini, Kepala KSOP Kalabahi, Agus Supriyanto yang dikonfirmasi Whatsup minta Wartawan untuk hal ini langsung minta keterangan dari Ketua Tim Satuan Tugas Pencegahan covid-19 di Kabupaten Alor.

Untuk diketahui berkaitan dengan kapal pesiar asing ini, Bupati Alor, Drs. Amon Djobo sebelumnya pernah bersurat kepada KSOP Kalabahi untuk tidak memberikan izin sandar di Pelabuhan di Kabupaten Alor kepada kapal pesiar asing yang datang.

Hal ini merupakan upaya pencegahan dari penularan covid 19 (virus corona) yang saat ini melanda dunia. (osm/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat