KABAR DUKA – Jurnalis Timor Daily Meninggal Dunia Ditabrak Mobil di Jogjakarta

0
256
KABAR DUKA - Jurnalis Timor Daily Meninggal Dunia Ditabrak Mobil di Jogjakarta
Gusti Arakat

TIMORDAILY.COM, KUPANG – Kabar duka menyelimuti keluarga media online TimorDaily.com.

Salah satu jurnalisnya yang menjabat sebagai editor, Gusti Arakat meninggal dunia akibat ditabrak mobil di Kota Jogjakarta, Jumat (2/10/2020) malam.

Kabar duka ini sontak mengejutkan keluarga besarnya di halamannya, Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat ini, jenasah Gusti Arakat yang juga mahasiswa pada Universitas Respati di Kota Gudeg ini masih disimpan di RS Bhayangkara.

Adik kandung korban, Jefri Arakat melalui sambungan telepon, Sabtu (3/10/2020) pagi mengatakan, kecelakaan yang menimpa kakak kandungnya terjadi sekitar pukul 23.00 WITA.

“Saya sedang berbaring di kamar. Datanglah kakak Gusty (korban) dan minta uang Rp 50 ribu dan saya kasih. Entah mau buat apa saya tidak tahu, setelah itu hidupkan motor langsung keluar,” ungkap Jefri.

Sekitar pukul 00:00 larut malam, lanjut Jefri, ada informasi dari kawan-kawannya Gusty bahwa Gusty sedang berada di rumah sakit Bhayangkara Jogjakarta.

“Saya langsung menuju ke rumah sakit. Namun tidak diberi izin masuk. Saya hanya bisa menangis dan duduk di luar sambil menunggu,” katanya.

Tak lama berselang, lanjut Jefri, Petugas RS Bayangkara pun ikut sedih melihatnya menangis sehingga mengutuskan untuk salah satu keluarga untuk bisa masuk ke ruangan untuk melihat.

“Karena saya masih menangis, sehingga ada saudaranya yang masuk ke ruangan untuk melihat. Sekitar 20 menit kemudian saudara ini keluarĀ  sambil menangis dan menurut dokter, ternyata Gusty langsung meninggal di tempat kecelakaan,” urainya.

Jefri mengaku saat ini sedang kebingungan karena dirinya baru sebulan lebih berada di Jogjakarta untuk mendaftar kuliah.

“Kakak, kenapa jalan kasi tinggal saya,saya datang di sini belum sampai 2 bulan, siapa yang mau bantu saya untuk urus Kaka. Satu jam kemudian tersebarlah informasi, datanglah kawan-kawan mahasiswa untuk membantu,” kata Jefri sambil menangis.

Menurut Jefri, teman-teman korban yang datang merasa tidak puas dengan kejadian itu sehingga melakukan penelusuran. Dan diketahui bahwa korban bersama kawannya dari suatu tempat kembali menuju ke kos-kosan mereka.

“Sampai di lampu merah berhentilah kakak dan kawannya. Tiba-tiba sebuah mobil dari arah berlawanan melaju kencang danĀ  langsung menabrak mereka,” ungkap Jefri.

Menurutnya, saat ini jenasah kakaknya masih di rumah sakit dan pihak kepolisian sedang melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

Mengenai kepulangan jenasah Mantan Ketua Ikatan Keluarga Belu (IKB) Jogjakarta ini ke Belu, Jefri mengatakan sedang mengurus administrasinya dan diperkirakan akan dibawa ke Belu-NTT pada Minggu (4/10/2020).

Selamat Jalan Kawan, Tenang dan Bahagia di Alam sana. Kami akan selalu mengenang dan mendoakanmu…..(vegal/mus/markus/faby/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)