Jalan Longsor Weluli-Fulur di Belu Perbatasan RI-RDTL Segera Diperbaiki

0
54
jalan weluli-fulur, kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL longsor

Jalan Longsor Weluli-Fulur di Belu Perbatasan RI-RDTL Segera Diperbaiki

TIMORDAILY.COM,ATAMBUA-
Perbaikan kerusakan jalan (longsor) jalur Weluli-Fulur, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu segera dilakukan.

Namun pengerjaan itu baru bisa dilaksanakan apabila telah ada informasi dari Dinas Pekerjaan Umum Belu berdasarkan hasil kajian tim teknis dari Politeknik Kupang.

Aloysius Mintura selaku Direktur PT Pundi Mas Bahagia saat dihubungi media membenarkan, sebagai pelaksana pihaknya siap memperbaiki jalan longsor Weluli menuju Fulur.

Kendati demikina jelas dia, pihaknya masih akan menunggu informasi lanjutan dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Belu.
“Keterangannya kita masih tunggu hasil kajian tim teknis dari Politeknik seperti apa yang akan turun. Keterangan seperti apa kita tunggu dari Dinas teknis,” kata dia.

Kita sebagai pelaksana jelas Aloysius telah bekerja sesuai dengan RAB dan soal kerusakan jalan yang terjadi itu dikarenakan faktor alam. Kita tetap menunggu hasil dari tim teknik seperti apa penanganannya.

Akui Aloysius bahwa, kerusakan pekerjaan peningkatan jalan dari lapen ke hotmix. Kerusakan jalan longsor akibat hujan sejak awal tahun terdapat di dua titik dan sebagai pelaksana tentu bersedia untuk memperbaiki kerusakan jalan sesuai petunjuk Dinas teknis.

“Selaku pelaksana kita siap perbaiki yang rusak ringan selama dalam masa pemeliharaan. Tapi kalau kerusakan yang terjadi faktor alam tentu akan makan biaya baru lagi, tidak bisa dari biaya pemeliharaan,” terang Aloysius.

BACA JUGA : Seorang Kakek di Belu Perbatasan RI-RDTL Paksa Setubuhi Anak Gadis Tetangganya Lalu Beri Uang Rp 50 Ribu

BACA JUGA : Kasus Korupsi Malaka – Setelah Tetapkan Tersangka Kasus Dana Desa, Polres Belu Beri Sinyal Bakal Tetapkan Tersangka Baru

Dikatakan bahwa, perbaikan ruas jalan Weluli-Fulur yang menghubungkan antar Desa di perbatasan Belu dengan jalan sabuk merah dibutuhkan penanganan khusus. “Jalannya masih dalam pemeliharaan dan belum FHO,” sebut Direktur PT Pundi Mas itu.

“Kita menunggu hasil putusan dari tim teknis karena surat sudah dikirim dan kita tunggu biar penanganannya tidak salah,” tambah Aloysius.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ruas jalan itu mengalami kerusakan karena longsor akibat intensitas  hujan yang tinggi pada bulan Februari lalu. Pengerjaan ruas jalan Weluli menuju Desa Fulur sejak awal Juni 2018 itu mengalami longsor berat pada dua titik dan kondisi itu menyebabkan penurunan badan jalan dan keping-keping aspal arus lalulintas sempat mengalami kemacetan.

Untuk diketahui, volume ruas jalan hotmix kurang lebih lima kilo meter sepanjang Weluli-Fulur di Kecamatan Lamaknen dikerjakan dua paket jalan dan penahan bahu jalan dengan alokasi anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2018 dengan jumlah biaya Rp 16,6 miliar dan 2,2 miliar.

Sementara itu terpisah PLT Dinas PU, Vincent Laka yang konfirmasi media terkait hal tersebut mengungkapkan bahwa hasil kajian tim teknis dari Politeknik belum ada. “Rencana akhir bulan ini baru tim datang ke Belu,” ujar dia singkat via whatsappnya. (TD)

Editor : Yan Bau

 

Leave a Reply