Ingin Bantu Warga Belu di Luar Daerah, Bupati Belu Willy Lay Masih Tinjau Regulasi

0
64
Ingin Bantu Warga Belu di Luar Daerah,  Bupati Belu Masih Siapkan Regulasi yang Tepat
Bupati Belu, Willybrodus Lay saat berada di ruangannya, Kamis (14/5/2020).Foto: Marselino Kardoso/TIMORDAILY.COM

TIMORDAILY. COM, ATAMBUA-Pandemi Covid-19 yang telah menyebar ke seluruh Indonesia berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, buruh, pedagang termasuk mahasiswa.

Kebijakan karantina wilayah yang dikeluarkan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 menjadi masalah baru bagi semua warga.

Saat ini, pemerintah pusat telah mengucurkan Rp 22,4 triliun untuk membantu masyarakat dampak Covid-19 dan beberapa Pemda telah menyiapkan regulasi untuk membantu warganya di luar daerah.

BACA JUGA : Kabar Baik! Hasil Tes Swab Dua Pasien OTG di Kabupaten Belu Negatif

BACA JUGA : Dampak Covid19 – 92 Kepala Keluarga di Desa Tulakadi Kabupaten Belu Terima BLT

BACA JUGA : Amerika Serikat Sedang Merosot Menjadi Negara Gagal

Bupati Belu, Willybrodus Lay ketika ditemui TimorDaily.com, di ruangannya, Kamis (14/5/2020) mengatakan, dirinya mempunyai keinginan untuk membantu warga Belu yang berada di luar daerah di tengah pandemi Covid-19.

Willy Lay mengungkapkan, berangkat dari keinginan ini, ia telah menyampaikan kepada Plh Sekda Belu untuk mempelajari regulasi yang tepat guna membantu warga Belu di luar daerah.

“Saat ini saya sudah minta Plh Sekda untuk melihat apa ada regulasi yang bisa digunakan,” ungkap Willy Lay.

Regulasi yang dimaksud, kata Willy Lay agar pemberian bantuan untuk warga Belu di luar daerah yang mengalami dampak secara ekonomi tersebut tidak menyalahi aturan.

Terpisah, Evodius Untung Mau Loko, salah satu warga Belu yang saat ini bekerja di Bali mengaku kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap hari. Pasalnya, perusahaan menerapkan kebijakan semua karyawan berada di rumah.

“Kami sekarang sudah di rumahkan, jadi kami sudah tidak terima uang lagi. Sekarang hanya mau makan untuk satu hari punya saja susah sekali,” ungkap Evodius Mau Loko kepada media ini via telefon, Rabu (13/5/2020).

BACA JUGA : Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Belu Sebut Apin Saka Hanya Diminta Klarifikasi

BACA JUGA : Badan Kehormatan DPRD Belu Panggil Anggota Fraksi Demokrat Frans Xaver Saka

BACA JUGA : Pemuda Faturika Minta Kades Segera Bagi BLT ke Masyarakat

Evo mengungkapkan, beruntung saat ini masih ada perusahan-perusahaan membagikan sembako. Namun untuk mendapatkan itu, dirinya harus berkeliling di jalanan untuk menemukan tempat pembagian sembako.

“Kami mau dapat ini sembako juga kecuali kami jalan keluar pas ketemu ada orang bagi sembako berarti kami beruntung bisa dapat sembako,” pungkasnya.

Dia berharap, di tengah pandemi Covid-19 ini pemerintah Kabupaten Belu bisa memberi perhatian kepada seluruh warga yang berada di luar daerah, walaupun hanya dengan bantuan sembako.(Ino/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat