Hanya Ada di Sabu Raijua, Kelabba Maja Dipercaya Sebagai Lokasi Para Dewa

0
172
Kelbba Maja ((Shutterstock)

TIMORDAILY.COM, SABU RAIJUA-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mempunyai banyak destinasi wisata yang sudah terkenal di dunia. Terdapat Taman Nasional Komodo, Gunung Kelimutu, hingga di ujung Timur, Kabupaten Alor.

Menariknya, bukan hanya di Pulau Flores, Pulau Sumba dan Pulau Timor, ada juga di Kabupaten Sabu Raijua, Pulau Sabu terdapat tempat yang sangat memukau dikenal dengan naa Kelabba Maja.

Selain tepat wisata favorit di Sabu Raijua, Kelabba Maja dipercaya sebagai tempat berdiamnya para dewa.

Melansir dari pemberitaan Antara, lokasi ini kerap disebut oleh wisatawan sebagai obyek wisata yang keindahannya bak pesona Grand Canyon Arizona Amerika Serikat, serta kerap disamakan dengan gunung batu berwarna yang ada di Tiongkok.

Baca juga : Destinasi Wisata Favorit di Alor, Surga Terselubung di Timur Indonesia

Baca juga : 10 Tempat Wisata Paling Hits di Jogja Sepanjang Tahun 2019

Hal itu karena kontur geologis Kelabba Maja berupa ngarai besar yang dipisahkan oleh tebing terjal yang unik dengan bukit pelanginya yang tersaji.

Ia memiliki tebing-tebing seperti tabung yang bercorak khusus layaknya bebatuan yang disapu dengan kuas raksasa dengan berbagai macam varian warna yakni putih, cokelat, biru, dan merah. Terlihat juga adanya pilar-pilar batu berjenis granit merah muda dengan komposisi puncak seperti jamur yang didominasi warna merah tua.

Batu Keseimbangan Namun tak hanya memiliki Bukit Pelangi, Kelabba Maja juga memiliki objek wisata yang disebut dengan Batu Keseimbangan.

Baca juga : Toilet di Tamansari Yogyakata, Bayar Nontunai dan Buka Pintu Pakai PIN

Baca juga : Paul McCartney Hadiahkan Album Natal Spesial untuk Keluarga

Melansir dari Pesona Travel, batu ini berdiri kokoh di ujung tebing batu yang meruncing. The Balancing Rock tersebut merupakan perlambangan dari ayah, ibu dan anak.

Lokasi tersebut juga dipercaya sebagai tempat berdiamnya para dewa. Di lokasi ini juga terdapat batu yang dipakai sebagai altar pemujaan.

Di mana setiap tahunnya terdapat ritual penyembelihan kurban guna memohon keselamatan dan kesuburan kepada Dewa Maja. Tak heran jika kemudian penduduk melarang para pengunjung untuk menjaga sikap dan tak berkata kotor.

Baca juga : Destinasi Wisata Favorit di Alor, Surga Terselubung di Timur Indonesia

Diketahui, Dewa Maja merupakan dewa bagi penduduk Dusun Kelanalalu, Desa Wadu Medi, Kecamatan Hawu Mehara. Nama Kelabba Maja terdiri dari kata Ke’labba yang berarti sebagian tanah abu dan Maja yang berarti nama dewa.

Baca juga : Menilik Wisata Kuliner Jogja yang Wajib Dicoba dan Melegenda

Baca juga : Toilet di Tamansari Yogyakata, Bayar Nontunai dan Buka Pintu Pakai PIN

Saat malam hari, pemandangan yang terlihat juga sangat indah karena di balik bebatuan tersebut terhampar langit dengan bintang gemintangnya. Kelabba Maja juga merupakan lokasi yang cukup menarik untuk menyaksikan sunrise dan sunset.

Untuk mendatangi lokasi Kelabba Maja pengunjung akan diminta untuk memakai kain adat khas masyarakat Kelabba Maja yang tersedia di pos kedatangan.(Kompas.com/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply