Hadiri Syukuran Anggota DPR RI, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Mohon Ijin dan Nyatakan Siap Masuk Kabinet Jokowi

0
135
Hadiri Syukuran Anggota DPR RI, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Nyatakan Siap Masuk Kabinet Jokowi
Guubernur NTT Viktor Laikodat

TIMORDAILY.COM, KUPANG – Informasi tentang masuknya Gubernur NTT Viktor Laiskodat masuk dalam jajaran kabinet Jokowi di Periode kedua 2019-2024 yang beredar selama ini terjawab sudah.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat telah mengungkapkan kesiapannya menjalankan perintah Presiden Jokowi sebagai salah satu menteri dalam Kabinet Jokowi-Maaruf Amin.

Mantan Anggota DPR RI dari Partai Nasdem ini bahkan telah meminta izin kepada rakyat NTT jika kemudian dilantik bersama Jokowi-Maaruf Amin pada Minggu 20 Oktober 2019 mendatang.

Kesiapan dirinya masuk dalam jajaran kabinet Jokowi-Maaruf Amin ini disampaikan Gubernur Laiskodat saat menghadiri acara syukuran rakyat Anggota DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena di Gedung Golkar NTT, Kamis (17/10/2019) malam.

Viktor Laiskodat menyebutkan, jika dirinya disuruh memilih maka akan tetap menjadi Gubernur NTT, namun jika ada perintah dari Presiden Jokowi, dirinya siap melaksanakan.

BACA JUGA : Kakek  Umur 83 Tahun Asal Magelang Ini Selalu Bekerja Keras Demi Mengobati Istri Yang Lumpuh

BACA JUGA : Tarian Tradisional Asal Lembata Menyapa Pengunjung Kafe Play On di Yogyakarta

BACA JUGA : Pilkades Serentak 2019 di Belu – Ratusan Warga Desa Leowalu Tolak Hasil Pemilihan dan Ungkap Indikasi Kecurangan

Melki Laka Lena bersama ibunya, istri dan anak semata wayang
Anggota DPR RI, Melki Laka Lena bersama ibu, anak dan isterinya dalam syukuran pelantikan di Gedung Golkar NTT, Kamis (17/10/2019) malam.

“Saya mohon izin jangan sampai ditugaskan presiden untuk tetap bertugas di Jakarta. Jangan sampai besok saya ke Jakarta dan dapat tugas yang lebih besar. Saya tidak lari dari tanggung jawab, tapi kalau diperintah saya siap. Dan, kalau disuruh pilih mau tetap gubernur atau menteri pasti saya pilih gubernur, tapi kalau diperintah oleh presiden saya siap melaksanakan tugas negara demi kepentingan yang lebih besar NKRI, ” kata Gubernur Viktor Laiskodat saat memberikan petuah pada syukuran rakyat atas pelantikan Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai DPR RI di Gedung Golkar NTT, Jalan Frans Seda, Kamis (17/10/2019) malam seperti dilansir poskupang.com.

Seperti diketahui, informasi tentang masuknya Viktor Bungtilu Laiskodat dalam jajaran kabinet Jokowi-Maaruf Amin telah beredar dan menguat beberapa terakhir.

Bahkan sampai ada pernyataan dair sejumlah tokoh terkait hal ini, ada yang mendukung Laiskodat menjadi menteri namun ada yang tetap ingin agar Laiskodat tetap menjadi Gubernur NTT dengan alasan masih banyak hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan visi NTT Bangkit Menuju Sejahtera.

Viktor Laiskodat dipastikan akan menduduki kursi Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Untuk kepentingan itu, besok Viktor Laiskodat ke Jakarta untuk bertemu Presiden Jokowi.

Menurut Viktor Laiskodat, Tuhan berkenan Jokowi memerintahkan dirinya menteri, perhatiannya terhadap NTT tetap dilakukan. Dirinya mengaku sangat cinta NTT karena itu seluruh tenaga dan pikiran dituangkan untuk NTT Bangkit, NTT Sejahrera.

Dikatakannya, NTT tidak diperhitungkan di mata nasional tapi Presiden Jokowi relah memberikan perhatian penuh. Dan, pada periode kedua ini perhatian presiden akan lebih besar, untuk itu seluruh rakyat harus siap.

Gubernur Viktor juga mengajak Melki Laka Lena yang akan duduk di komisi IX yang membidangi kesehatan, tenaga kerja dan kependudukan bersama 12 anggota DPR RI lainnya harus memberikan perhatian lebih kepada masyarakat NTT yang angka stuntingnya masih tinggi, masalah tenaga kerja yang kurang profesional dan lainnya.

Gubernur Viktor mengatakan, menjadi anggota DPR adalah pejabat negara yang paling enak, datang duduk, maki-maki terima gaji. Namun masyarakat berpikir anggota dewan itu eksekutor.

“Kita berharap Melki dapat menjadi pimpinan komisi. Dengar-dengar di komisi IX yang membidangi kesehatan, tenaga kerja dan kependudukan. Komisi yang sangat dibutuhkan untuk menjawab kepentingan masyarakat NTT. NTT ke depan mendapat berkat yang luar biasa, triliunan rupiah akan mengalir ke NTT. Salah satunya proyek pipa bawah laut yang tenaga kerjanya kebanyakan dari Jepang yang wajib singgah di NTT.

Untuk itu, NTT harus siapkan hotel yang menjawab style orang Jepang bentuknya bulat, pijat yang profesional karena orang Jepang suka pijat setelah bekerja. Ini tantangan buat Melki,” kata Gubernur Viktor Laiskodat.

Berikut masalah kesehatan. Di NTT stunting tinggi tapi sudah ada langkah-langkah yang sudah mulai turun.Ini butuh kerja keras DPR RI, ini butuh orang hebat. NTT tidak diingat di DPR RI jadi butuh orang hebat dan harus ribut. Kita bersyukur Presiden Jokowi telah memberikan perhatian serius dengan NTT jika diperkuat oleh 13 anggota DPR RI asal NTT.

Kondisi Indonesia yang sembilan persen warganya terpapar radikalisme, menjadi pekerjaan berat bagi Melki yang orangtuanya berasal dari Ende, kota lahirnya Pancasila. Melki harus berani, jadi manusia pembaharu, menerobos jangan tanganga di sana, harus ribut tapi berilmu. Apakah Melki bisa ganti Johnny G Plate, Viktor Laiskodat yang ribut tapi cerdas.

“Saya yakin Melki yang aktivis ini bisa, hindari tindakan yang berputar-putar berurusan dengan KPK. Dari NTT juga ada tiga perempuan, jangan sampai hanya jadi pelengkap, tapi harus omong untuk kepentingan nasional. Melki harus tetap di tengah jaga Pancasila. Di sana ada Johnny Plate, Herman Hery, Benny Harman yang semuanya pintar-pintar,” ujar Gubernur Viktor.

Melki Laka Lena mengatakan, ini hasil kerja keras semua pihak, seperti mamanya, orang yang berjasa saat masih kecil, lingkungan di Oeba, SD Don Bosco 3, para guru, Melki Mekeng, DPD Golkar, Pak Medah, Jacki Uly, para bupati, Yayasan Tunas Muda yang setia sejak sayembara NTT, relawan, Pak Viktor Laiskodat dan pihak-oihak yang dengan caranya masing-masing mendukung dirinya hingga terpilih dan dilantik menjadi anggota DPR RI.

“Kalau saya benar di Komisi IX kami akan memberi perhatian pada gizi buruk dan lain-lain, kita membangun NTT dari Jakarta. Saya asal Ende tapi putra TTS karena TTS menyumbang 11 ribu, tentunya saya akan memberikan perhatian lebih, ” kata Melki.

Dirinya juga mengaku tetap tidak berubah, walau anggota DPR RI. “Silahkan mengkritik saya, memberikan usul saran. Apa yang telah diingatkan Pak Viktor soal UU KPK dan saya harus tetap menjaga diri,” kata Melki. (poskupang/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Fredrikus R. Bau