Forum Solidaritas Mahasiswa Belu Minta Copot Oknum Polisi Penganiaya Ketua PMKRI Kupang

0
170
Forum Solidaritas Mahasiswa Belu Minta Copot Oknum Polisi Penganiaya Ketua PMKRI Kupang
Ketua Fosmab Kupang, Dominikus Laku

TIMORDAILY.COM, KUPANG – Kasus kekerasan terhadap Ketua PMKRI Kupang, Adrianus Oswin Goleng mendapat atensi dari kalangan mahasiswa. Salah satunya dari Forum Solidaritas Mahasiswa Belu (Fosmab) Kupang.

Organisasi mahasiswa ini menyatakan sikapnya mengecam perilaku premanisme oknum anggota polisi Polce Adu dan teman-temannya sekaligus meminta agar para pelaku dicopot dari institusi kepolisian.

Ketua Umum FOSMAB Kupang, Dominikus Laku kepada wartawan Senin (20/1/2019) mengatakan, oknum polisi yang melakukan kekerasan terhadap ketua PMKRI cabang kupang harus dipecat pasalnya telah mencoreng marwah kepolisian.

BACA JUGA : Tanyakan Surat Tilang, Ketua PMKRI Dianiaya Oknum Polantas Kota Kupang

BACA JUGA : Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini, Babinsa Kodim Belu di Perbatasan RI-RDTL Lakukan Hal Ini

BACA JUGA : Bupati Alor Amon Djobo “Jempol” Kapolres Basmi Penyakit Sosial

BACA JUGA : Pilkada Malaka 2020 – Stef Bria Seran dan Wande Taolin Dapat Rekomendasi dari Nasdem NTT

Dikatakannya, berdasarkan dari kronologis yang diperoleh, oknum polisi Polce Adu, cs memang kelewatan dan melalaikan undang-undang yang berlaku. Karena melakukan penilangan, namun blangko tilangnya tidak diberikan ditempat kejadian tetapi di berikan di Polresta Kota Kupang.

“Ini menurut kami hal aneh yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Masa ditanya soal prosedur penilangan polisi langsung melakukan kekerasan ini bertanda bahwa oknum polisi tersebut tidak mengerti aturan maka kami berharap harus diberikan saksi yang tegas,” tegasnya.

Fosmab Kupang, lanjut Dominikus, meminta agar kapolda NTT harus mengusut tuntas kasus ini dan diberikan sanksi yang tegas kepada oknum polisi Polce Adu, cs, bila perlu dipecat karena polisi itu tugasnya mengayomi masyarakat bukan melakukan tindakan kekerasan terhadap masyarakat.

Menurutnya, kepolisian yang merupakan aparat penegak hukum sudah semestinya menjunjung tinggi hukum bukan malah mengabaikan hukum apalagi sampai melakukan kekerasan maka Fosmab Kupang menilai ini merupakan kemunduran intelektual yang dilakukan oleh oknum kepolisian.

“Kami Fosmab siap turun ke jalan bersama teman-teman dari PMKRI untuk mengkawal mengusutan kasus yang dilakukan oleh oknum polisi tersebut. Sebagai sesama aktifis kami akan saling dukung karena kami juga menilai oknum polisi telah melakukan hal tidak senono yang menurut kami tidak rasional. Maka kami mengecam tegas bahwa oknum polisi polce Adu CS harus dipecat,” ujarnya. (M-01/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply