Festival Dugong 2020 – Bulog Alor Bagi Sembako Untuk Lansia dan Gelar Pasar Murah

0
38
Festival Dugong Alor 2020
Kepala Kantor Seksi Bulog Kalabahi, Elita Mautang

TIMORDAILY.COM, ALOR – Kantor Seksi Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalabahi, Kabupaten Alor ikut berpartisipasi dalam menyukseskan Festival Dugong di Pantai Wisata Mali yang di buka Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat, Kamis (30/7/2020).

Bentuk partisipasi Bulog Kalabahi di ajang ini selain menggelar operasi pasar murah, juga ada pembagian paket sembako untuk lansia, dan kegiatan launching produk Bulog yang dilakukan oleh Gubernur NTT.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Bulog Kalabahi, Elita Mautang kepada Timor Daily di Kalabahi, Rabu (29/7/2020).

Elita mengatakan, Bulog telah menyediakan produknya untuk menggelar pasar rumah di ajang festival. Masyarakat bisa memanfaatkan produk Bulog dengan harga yang dapat dijangkau.

Produk yang disiapkan, Elita menyebutkan, yakni beras medium dan premium, minyak goreng, terigu, dan bawang merah dan putih. Harga produk Bulog ini tentunya dibawah dari harga barang yang dijual di pasar-pasar.

“Masyarakat yang ingin membeli di pasar murah, silahkan langsung datang di stand bulog di arena festival dugong di Pantai Mali, persisnya di sekitar lokasi kolam renang di pantai wisata tersebut,” jelas Elita.

Elita melanjutkan, Bulog selain gelar pasar murah, juga akan membagi sembako gratis kepada lansia. Untuk sembako gratis ini akan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat kepada tiga orang lansia.

Menurut Elita, pembagian sembako gratis ini nanti akan dibagikan lagi kepada 247 orang lansia lainnya setelah kegiatan festival. Total sembako gratis yang disalurkan Bulog Kalabahi semuanya berjumlah 250 paket.

Elita melanjutkan, Bulog juga akan meluncurkan produk Bulog yang akan dilaunching oleh Gubernur NTT ketika membuka festival Dugong. Produk yang dilaunching tersebut, yakni beras receng 200 gram dengan ukuran sachet. Per sachet dijual dengan harga Rp 2.500.- beras receng ini adalah beras premium.

Selain beras receng, ungkap Elita, ada gula dan beras merah (beras lokal) yang dilaunching. (osm/TIMOR DAILY/TIMORDAILY).

Editor : Gusti Arakat