DPRD Belu Minta Pemda Segera Salurkan Dana JPS

0
39
Bupati Belu Naik Banding Soal Sengketa Pilkades Leowalu, Begini Tanggapan Wakil Rakyat
Anggota DPRD Belu, Theodirus F. Seran Tefa

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA-Anggota DPRD Kabupaten Belu, Theodorus Seran Tefa menilai Pemda Belu lambat menyalurkan dana Jaring Pengaman Sosial (JPS) kepada masyarakat.

Wakil Rakyat yang akrab disapa Theo Manek ini meminta Pemda untuk segera menyalurkan dana JPS kepada masyarakat terdampak Covid-19.

“Pembagian JPS oleh Pemerintah Kabupaten Belu ini lambat, jadi kita minta agar pemerintah segera menyalurkan dana JPS itu,” ujar Ketua Komisi II DPRD Belu, Theodorus Seran Tefa di Atambua, Senin (22/6/2020).

BACA JUGA : Tagih Janji Penyelesaian Sengketa Pilkades, Masyarakat Rafae Geruduk Lagi Kantor PMD Belu

BACA JUGA : Pemkab Belu Dukung Pengembangan Kawasan Ekonomi di Perbatasan RI-RDTL

BACA JUGA : Bupati Sikka Robi Idong Harus Klarifikasi Hubungan Baik Dengan PT. YKI di Tengah Banjir Isu Negatif

Menurutnya, dana Jaring Pengaman Sosial (JPS) sudah seharusnya dibagikan Pemerintah, mengingat banyak warga Kabupaten Belu yang belum menerima bantuan.

Theo Manek menegaskan, hal ini bisa menimbulkan kecemburuan sosial

“Ada yang sudah terima bantuan baik itu BLT,  BST, bantuan lainnya. Tapi ada juga yang belum terima sama sekali sekali, ini bisa menimbulkan kecemburuan di masyarakat,” tegasnya.

Politisi Partai Golkar ini mendesak Pemda Belu secepatnya membagikan anggaran JPS agar masyarakat bisa menggunakan uang tersebut.

“Kita harapkan agar Pemerintah Kabupaten Belu bisa segera menyalurkan dana Covid ini biar masyarakat bisa merasa terbantu secara ekonomi, dan semua ini demi keadilan bagi mereka yang belum merasahan bantuan apapun akibat covid ini,” tandas Theo Manek.

Terpisah, Plh Sekda Belu Marsel Mau Meta saat ditemui awak media, Senin (22/6/2028), menjelaskan, JPS merupakan bantuan dari Pemerintah Daerah Belu untuk mencover semua masyarakat Belu yang terdampak Covid-19.

BACA JUGA : JT Ose Luan Wakili Bupati Dalam Sambutan Kunjungan Menkopolhukam dan Mendagri, Kabag Prokopim Belu Sebut Tidak Menyalahi Aturan

BACA JUGA : Enny Anggrek Serahkan APD Bantuan Kemendik ke RSD Kalabahi

BACA JUGA : DPR RI Ansy Lema Tegaskan KKP Harus Berpihak Pada Nelayan Kecil

“Ini kita mengcover semua masyarakat yang belum mendapatkan bantuan. Karena itu kita harus mendata secara baik, sehingga tidak terjadi pendobelan penerima ataupun ada masyarakat Belu yang terdampak Covid-19 tapi tidak mendapatkan bantuan,” pungkasnya.

Mau Meta yang juga menjabat sebagai Kepala BPKAD Belu menandaskan, Pemda Belu menyiapkan anggaran sebesar Rp. 25 miliar.

“Saat ini untuk JPS kita fokus untuk 12 Kelurahan di Kota. 5 Kelurahan datanya sudah lengkap dan dalam waktu dekat segera kita bagikan,” tandas Marsel Mau Meta.(ino/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat