Diduga Empat Pelajar, Anak Sekdes dan Anak Mantu Kades Duakoran Masuk Daftar Penerima BLT

0
94
Diduga Kades Duakoran Minta Masyarakat Kumpul Seekor Ayam Sebelum Terima BLT
Pembagian BLT di Desa Duakoran, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Jumat (22/5/2020.Foto: Istimewa.

TIMORDAILY.COM, ATAMBUA-Empat pelajar yang diduga ponaan Kepala Desa Duakoran terdaftar menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Salah satu warga Duakoran, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, VM kepada TimorDaily.com, Jumat (22/5/2020) membeberkan daftar nama penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Duakoran.

VM mengatakan, dari daftar tersebut ditemukan sebanyak 11 nama yang masih punya hubungan keluarga dekat dengan Kades Duakoran bahkan terdapat empat pelajar yang merupakan ponaan Kades Duakoran.

BACA JUGA : Pemuda Flores Timur Minta Masyarakat Kawal Penyaluran Dana BLT

BACA JUGA : Bupati Belu Willy Lay Serahkan BLT kepada Masyarakat Desa Tasain

BACA JUGA : Pemuda Faturika Minta Kades Segera Bagi BLT ke Masyarakat

Selain empat pelajar tersebut, ungkap VM terdapat nama anak sekretaris desa, guru teko dan anak mantu kepala desa.

Berikut daftar nama penerima BLT yang mempunyai hubungan keluarga dengan Kades Duakoran:

  1. Januaria H. Man, ponaaan kades yang juga berstatus pelajar. Nomor urut 5 pada daftar penerima BLT Desa Duakoran.

  2. Emerenciana Lotu, ponaan kades yang berstatus pelajar. Nomor urut 13 pada daftar penerima BLT Desa Duakoran.

  3. Wilfrida Balok, ponaan kades yang berstatus pelajar. Nomor urut 43 pada daftar penerima BLT Desa Duakoran.

  4. Andilius Bauk, ponaaan kades yang berstatus pelajar. Nomor urut 93 pada daftar penerima BLT Desa Duakoran.

  5. Primus Ulu, ponaaan kades yang sedang berada di rantauan. Nomor urut 128 pada daftar penerima BLT Desa Duakoran.

  6. Maria Fatima Leo, keluarga kades yang sedang berada di rantauan. Nomor urut 10 pada daftar penerima BLT Desa Duakoran.

  7. Demetriana Aek, keluarga kades di rantauan. Nomor urut 25 pada daftar penerima BLT Desa Duakoran.

  8. Oktoviana Ovi, ponaan kades yang juga sebagai guru. Nomor urut 75 pada daftar penerima BLT Desa Duakoran.

  9. Maria Imelda Bano Nahak, anak mantu kades yang juga status sebagai Guru Honorer di SMK Raimanuk. Nomor urut 90 pada daftar penerima BLT Desa Duakoran.

  10. Noviana Yolanda Bete, keluarga kades yang juga berstatus sebagai guru. Nomor urut 120 pada daftar penerima BLT Desa Duakoran.

  11. Jerisantus Ulu, ponaan kades Duakoran.

Terpisah, Kades Duakoran Edmundus Uno yang dihubungi TimorDaily.com melalui sambung telefon seluler, Jumat (22/5/2020) sore, mengatakan, pelajar yang menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sudah berkeluarga.

“Jadi pelajar itu adalah mahasiswa yang sudah berkeluarga,” tandas Edmundus.

Kades Edmundus membenarkan salah satu penerima BLT adalah anak mantu yang juga guru di SMK Raimanuk. Namun, jelas Edmundus sebelum penetapan anggaran Desa Duakoran, Maria Imelda Bano Nahak masih berstatus sebagai guru honorer.

BACA JUGA : Diterlantarkan Selama 21 Tahun, Warga Eks Timor Timur Ancam Mengadu ke Mahkamah Internasional

BACA JUGA : FMN Cabang Alor Dukung Masyarakat Adat Pubabu Rebut Tanah Ulayatnya

BACA JUGA : Mobil Buser Polres Belu Dihadang Massa di Pasar Baru Atambua, Ada Apa? 

“Itu betul saya punya anak mantu, saya perlu jelaskan sedikit. Sebelum penetapan APBD Desa Duakoran dia kan masih masuk guru honorer,” pungkasnya.

Edmundus menuturkan, selain itu ada pelajar yang menerima merupakan ponaan namun orangtua tidak berada di Duakoran.

“Ini saya punya baik hati, ini anak saya piara dan tidak masuk di kartu keluarga,” tambah Edmundus.

Edmundus menerangkan, sebagai pemimpin dirinya tidak pilih kasih dalam menyerahkan bantuan. Apa yang dilakukan sesuai dengan visi-misi dan semua masyarakat di Duakoran merupakan warganya.(gus/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat