Dalami Kasus Pembunuhan di Halilulik, Polisi Tetapkan Pelaku Sebagai Tersangka

0
107

TIMORDAILY.COM,ATAMBUA-Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Belu masih mendalami motif dibalik kasus pembunuhan seorang warga bernama Zakarias Bouk (22) pada Senin malam (9/3/2020) lalu.

Selain mendalmi motif pelaku, Polisi telah menetapkan Petrus Kanisius Moruk (28) sebagai tersangka pembunuhan terhadap Zakarias yang terjadi di Dusun Dinleo, Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.

Menurut Kasat Reskrim, AKP Sepuh Siregar ketika dikonfrimasi media, Rabu (11/3/2020), selain menetapkan tersangka kasus pembunuhan, penyidik Polres Belu juga melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi.

“Penyidik masih sementara melakukan proses pemeriksaan terhadap beberapa saksi dan tersangkanya sejak kemarin,” ujar Sepuh.

Seperti diberitakan awal, seorang pria tewas mengenaskan dengan leher nyaris putus ditebas gunakan parang di Halilulik, Kabupaten Belu, NTT wilayah perbatasan RI-RDTL, Senin malam (9/3/2020)

Kapolsek Tasifeto Barat, Iptu Hadi Samsul Bahri ketika dikonfirmasi media, Selasa (10/3) membenarkan kejadian pembunuhan itu terjadi pada Senin tanggal 9 Maret 2020 sekitar pukul 24.00 wita yang berlokasi di Dusun Dinleo, Desa Rinbesihat Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.

Lanjut dia, tempat kejadian perkara pembunuhan terletak di Dusun Dinleo, Desa Rinbesihat Kecamatan Tasbar dengan korban bernama Zakarias Bouk dan pelaku pembunuhan Petrus Kanisius Moruk.

BACA JUGA : Pemkab Alor Tertibkan Aset Daerah

BACA JUGA : Kasus Bawang Merah Malaka – Herman Hery Minta Penyidik Polda NTT Telusuri Aliran Dana dan Seret Siapapun yang Terlibat

BACA JUGA : Komisi III DPR RI Pantau Kasus Dugaan Korupsi Bawang Merah Malaka, ini Penegasan Herman Hery

Saat ditanyai, apa motif dibalik pembunuhan tersebut, jelas Samsul pihaknya masih mendalami kasusnya. “Sementara penyidik masih memeriksa saksi-saksi. Leher korban tidak putus, masih ada sedikit daging bagian depan,” sebut dia.

Dikatakan, tersangka pembunuhan telah diamankan dan ditahan di Mapolres Belu, karena takut ada balasan dari pihak keluarga korban, sebab korban dan pelaku satu kampung di dusun Kuanitas Desa Leuntolu, Kecamatan Raimanuk.

Sementara itu berdasarkan informasi dihimpun, dugaan kuat pelaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran dugaan kuat terlibat masalah pribadi.

Pihak Kepolisian Polres Belu yang mendapat laporan kejadian itu langsung menuju ke lokasi dan melakukan olah TKP. Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Marianum Halilulik.

Kurang dari 24 jam, pelaku pembunuhan yang melarikan diri usai melakukan aksi itu berhasil diamankan tim Buser dan Polsek Tasbar Polres Belu di wilayah Lurasik, TTU pada Selasa dini hari (10/3/2020).

Selain pelaku pembunuhan, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan untuk pelaku. Pelaku telah ditahan di Mapolres Belu. (TIMORDAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Yan Bau

Leave a Reply