Cegah Penyebaran Covid-19, Objek Wisata Pantai di Gunungkidul Ditutup

0
38
Objek wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul. Foto : Istimewa

TIMORDAILY.COM, YOGYAKARTA-Wabah Virus Corona atau Covid-19 sudah menyebar ke semua daerah.

Mengantisipasi penyebaran covid-19, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menutup seluruh objek wisata pantai.

Seluruh objek wisata ini resmi ditutup pada tanggal 24 Maret 2020 dan belum dipastikan waktu beroperasi kembali.

BACA JUGA : Gegara Corona, 3 Miliar Orang Dikarantina di Rumah

BACA JUGA : Menilik Wisata Kuliner Jogja yang Wajib Dicoba dan Melegenda

BACA JUGA : Dukung Hapus Ujian Nasional, Gubernur Jogja Sebut Pelajar Dididik untuk Bebas

Dilansir HarianJogja.com, Kepala Dinas Pariwisata Gunung Kidul Asti Wijayanti mengatakan,  penutupan ini untuk meminimalisir penyebaram covid-19. Pasalnya,  kawasan pantai di Gunung Kidul menjadi tujuan wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Penutupan ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Gunung Kidul mengingat kawasan wisata pantai menjadi tujuan wisatawan lokal maupun mancanegara,” kata Kepala Dinas Pariwisata Gunung Kidul, Asti Wijayanti di Gunung Kidul, Selasa (24/3/2020).

BACA JUGA : Update Covid-19 di NTT Kamis 26 Maret 2020 – ODP Bertambah Jadi 254 Orang, 221 Karantina Mandiri

BACA JUGA : 10 Tempat Wisata Paling Hits di Jogja Sepanjang Tahun 2019

BACA JUGA : Cegah Covid-19, PMKRI Kupang Minta Pemprov NTT Awasi Pengguna Jasa Transportasi

Ia mengimbau pelaku usaha pariwisata agar tetap mematuhi kebijakan pemerintah, berlaku bijak dalam menyikapi bencana penyebaran Covid-19 yang begitu cepat, tetap semangat dan terus berdoa.

“Semoga bencana ini segera berlalu dan kegiatan pariwisata bisa berjalan kembali,” kata Asti.

Asti mengatakan selama penutupan objek wisata ini, Dispar Gunung Kidul menyediakan layanan call center di 081228416625 bagi pelaku wisata jika ingin mengetahui perkembangan kebijakan terakhir terkait dengan covid-19 sehingga para pelaku wisata dapat menerapkan setiap kebijakan yang diperbarui.

BACA JUGA : Cegah Covid-19, Sudan Bebaskan Ribuan Tahanan

BACA JUGA : Cegah Covid-19, Pemuda Muhammadiyah Kota Kupang Imbau Warga Isolasi Diri

BACA JUGA : Sukses Tangani Corona, China Bagi Resep dengan Indonesia

“Itu [081228416625] nomor yang biasa digunakan untuk melayani masyarakat untuk menghadapi Covid-19. Nomor tersebut bisa digunakan pelaku jasa usaha pariwisata yang membutuhkan kejelasan informasi terutama tentang kebijakan pemerintah,” kata dia.

Menurut Asti, industri pariwisata sangat rentan terhadap isu dunia terkait pandemi Covid-19 ini. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam capaian target PAD retribusi setelah dalam bebeapa tahun terakhir tidak pernah mencapai target.

“Hari-hari berat di depan mata, semoga seluruh warga Gunungkidul selalu dalam lindunganNya. Amin,” tutup Asti.

Sementara itu, Camat Tanjungsari, Rakhmadian Wijayanto mengatakan pihaknya pada siang tadi bersama jajaran kepolisian memasang papan informasi penutupan kawasan wisata pantai. Hal ini dilakukan usai koordinasi dengan pihak kepolisian dan Dinas Pariwisata.

“Penutupan objek wisata pantai sudah sesuai dengan perintah Polres dan hasil konsultasi dengan dengan Dinas Pariwisata. Bagaimanapun juga, kami tidak mau kecolongan karena Tanjungsari sebagai kawasan terbuka pariwisata ada orang dari luar bawa Covid-19 ke sini,” katanya.(HarianJogja/TIMOR DAILY/TIMORDAILY.COM)

Editor : Gusti Arakat

Leave a Reply